Lirik Lagu Gala Bunga Matahari milik Sal Priadi

  • 09 Agt 2024 19:03 WIB
  •  Yogyakarta

KBRN, Yogyakarta: Video musik dari lagu "Gala Bunga Matahari" milik Sal Priadi akhirnya rilis di kanal youtube milik penyanyi bernama asli Salmantyo Ashrizky Priadi itu. Lagu Gala Bunga Matahari sudah rilis sejak 14 Juni 2024 dan menjadi viral di sosial media terutama Tik Tok dan Instagram.

Video musik yang menampilkan Gempita Nora Marten dan Landung Simatupang ini sukses membuat penikmat lagu Gala Bunga Matahari semakin bersedih. Meski begitu, Sal Priadi dan sang sutradara Aco Tenriyagelli mengaku bahwa tak ada niatan untuk membuat penonton bersedih.

Lagu Gala Bunga Matahari diambil dari album Sal Priadi berjudul Markers and Such Pens Flashdisks. Lagu ini langsung mendapat apresiasi dari para pendengarnya yang merasa terwakili perasaannya melalui liriknya.

Lirik lagu yang berisi tentang rasa rindu dan harapan seseorang untuk bertemu kembali dengan orang terkasih yang sudah tiada ini diakui sangat mewakili perasaan orang-orang yang sudah ditinggal orang terkasihnya untuk selamanya. Bahkan, ada lirik yang ditafsirkan menggambarkan akhirat.

Lirik seperti "sungai yang dilewati air susu", "badanmu tak sakit sakit lagi" serta lirik "kau dan orang-orang di sana muda lagi" disinyalir diambil dari tafsiran ayat Alquran yang menambah kedalaman dan nilai spiritualitas lirik di lagu ini.

Berikut lirik lagu Gala Bunga Matahari dari Sal Priadi selengkapnya:

Mungkinkah, Mungkinkah

Mungkinkah kau mampir hari ini?

Bila tidak mirip kau

Jadilah bunga matahari

Yang tiba-tiba mekar di taman

Meski bicara dengan bahasa tumbuhan

Ceritakan padaku, Bagaimana tempat tinggalmu yang baru


Adakah sungai sungai itu benar benar dilintasi dengan air susu

Juga badanmu tak sakit sakit lagi

Kau dan orang orang di sana muda lagi

Semua pertanyaan, Temukan jawaban

Hati yang gembira sering kau tertawa

Benarkah orang bilang ia memang suka bercanda


Mungkinkah, Mungkinkah,

Mungkinkah kau mampir hari ini?

Bila tidak mirip kau

Jadilah bunga matahari

Yang tiba-tiba mekar di taman

Meski bicara dengan bahasa tumbuhan

Kan ku ceritakan padamu bagaimana hidupku tanpamu


Kangennya masih ada di setiap waktu

Kadang aku menangis bila aku perlu

Tapi aku sekarang sudah lebih lucu

Jadilah menyenangkan seperti katamu

Jalani hidup dengan penuh suka cita

Dan percaya kau ada di hatiku selamanya


Mungkinkah, Mungkinkah

Mungkinkah kau mampir hari ini?

Bila tidak mirip kau jadilah bunga matahari

Mungkinkah, Mungkinkah

Mungkinkah kau mampir hari ini, Bila tidak sekarang janji kita pasti kan bertemu lagi


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....