GKR Hemas: Syawalan Dapat Menjadi Ajang Rekonsiliasi

  • 08 Mei 2023 10:00 WIB
  •  Yogyakarta

KBRN, Yogyakarta: Permaisuri Sultan HB X, yakni Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas mengatakan, syawalan dapat dijadikan sebagai ajang untuk rekonsiliasi. Sehingga keharmonisan hubungan antara lembaga dan sesama tetap terjaga.

Menurut GKR Hemas yang juga anggota DPD RI, syawalan seharusnya tidak hanya seremonial saja, melainkan juga sebagai kegiatan untuk bersilaturahmi.

“Untuk itu, saya meminta kepada Pemerintah Kelurahan, LPMK dan seluruh kelembagaan masyarakat di Kelurahan Pakuncen untuk menjaga keharmonisan antar sesama,” ucapnya, pada acara Syawalan Warga Kelurahan Pekuncen, Wirobraja, Yogyakarta, Minggu (7/5/2023).

“Kerukunan inilah yang melahirkan perdamaian diantara warga, kondisi wilayah yang damai, merupakan modal kuat dalam mewujudkan pembangunan yang baik sesuai dengan yang diharapkan," jelasnya.

Sementara itu, dalam acara yang digelar oleh Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) tersebut, Mantri Pamong Praja Kemantren Wirobrajan, Sarwanto mengatakan, para pengurus LPMK dan seluruh kelembagaan masyarakat di Kelurahan Pakuncen agar terus melakukan sinergitas dengan berbagai pihak dalam mewujudkan kemandirian warga.

"LPMK dan Kelembagaan lainnya bertugas untuk memberdayakan masyarakat di sekitarnya. Sebuah tugas yang tidak mudah, karena harus berupaya mensejahterakan masyarakat dan masyarakat tidak bergantung dengan apapun," katanya.

Syawalan bersama LPMK dan Kelembagaan Kelurahan Pakuncen dihadiri pula oleh Forkompimtren seperti Babinsa, Babinkamtibmas, dan seluruh lembaga kemasyarakatan (LPMK, Linmas, Jaga Warga, PKK, RT/RW, KALTANA, KTB) dan tokoh masyarakat, berlangsunmg di Ndalem Singosaren Rw. 12 Kelurahan Pakuncen. (r-yyw).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....