Gandeng WWF, Sejiva Tawarkan Wisata Mengenal Budaya Bali

  • 23 Mei 2024 21:52 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Denpasar: Penyelenggaraan World Water Forum (WWF) Ke-10 menjadi momentum peningkatan pariwisata Bali di mata dunia. Hal ini disampaikan Chief Operating Officer Sejiva Matteo Bierschneider di Nusa Dua Bali, Kamis (23/5/2024).

Sejiva yang bergerak dibidang travel wisata ini ikut berpartisipasi dalam ajang tiga tahunan ini. Sejiva menawarkan wisata Bali yang belum banyak diketahui banyak orang.

Matteo mengatakan WWF di Bali sejalan dengan prinsip perusahaan yang didirikannya, yaitu peduli terhadap lingkungan dan budaya. “Kami menggunakan pariwisata untuk mendukung daerah Indonesia yang luar biasa di sisi keberagaman maupun budaya dan alam," kata Matteo kepada RRI.

Ia juga mengatakan, program yang ditawarkan di WWF ini bukan hanya meningkatkan pariwisata, namun low emission car travel, artinya perjalan yang rendah emisi. "Karena ini memang tema air kita menciptakan sebuah rute khusus membahas kepentingannya nilai air terhadap budaya spiritualitasmenya dan juga alam," katanya.

Selain itu, ia juga mengatakan, para wisatawan juga dapat mempelajari air bagi masyarakat di Bali. Bagi masyarakat Bali air tidak hanya menjadi sekedar sumber daya, namun juga komponen penting spiritualitas dan kebudayaan.

“Jadi, orang yang join trip (bergabung dengan perjalanan) ini bisa belajar, oh iya buat orang Bali air itu sangat penting. Karena di Bali sangat menyatu dengan kepentingan air,” katanya.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno mengatakan, ajang WWF Ke-10 di Bali dijadikan momen untuk mengenalkan berbagai potensi wisata Indonesia ke Dunia. Ada beberapa produk unggulan wisata Indonesia yang sudah disampaikan kepada Presiden WWF Luic Fuchon.

“Wisata air di Indonesia ini sangat kita kembangkan. Ada beberapa produk-produk unggulan yang kita tawarkan ke Presiden WWF Luic Fuchon,” ucap Sandi di Nusa Dua, Bali, Selasa (21/5/2024).

Sandi berharap, dengan adanya kolaborasi antar negara peserta WWF akan menghadirkan lebih banyak wisata berbasis air. Dengan banyaknya danau di Indonesia, itu merupakan peluang yang akan dijadikan prioritas utama dalam pengembangan wisata berbasis air.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....