Pasar Pundensari Madiun, Bernostalgia dengan Jajanan, Makanan dan Minuman Tempo Dulu
- 15 Jul 2024 15:05 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun: Pasar Pundensari, sebuah pasar tradisonal ramah lingkungan di Kabupaten Madiun, menyediakan beragam makanan, jajanan dan masakan jadul tempo dulu, yang mengobatin kerinduan kita dimasa lalu. Uniknya semua transaksi tidak menggunakan uang, tapi menggunakan bambu warna tertentu sebagai penanda harga.
Inilah pasar Pundensari di Desa Gunungsari, Kecamatan/Kabupaten Madiun di Jawa Timur. Meski hanya buka dihari minggu, pasar ini tudak pernah sepi dari penggunjung dan pembeli. Tudak seperti pasar pada umumnya, untuk bisa bertransaksi dalam pasar unik ini, para pengunjung harus menukarkan uang mereka dengan bambu kecil berwarna dengan nilai 2.000, 5.000, 10.000 hingga 20.000 Rupiah. Bambu bambu kecil itulah yang akan digunakan untuk membeli beraneka makanan dan jajanan tradisonal yang ada.

Beraneka ragam makanan tradisional di jajahkan disini seperti sego manten yang biasa digunakan diacara pemanten jawa, nasi brokohan yang biasa digunakan untuk selamatan kelahiran atau mendirikan rumah dan ada juga pecel pincuk daun jati yang bisa dibeli disini. Harganya pun bervariasi antara Rp. 10.000 dan Rp. 20.000 tergantung lauk yang dipilih, jajanan dan minumannya juga beraneka ragam dengan harga mulai dari Rp. 2.000 Tapi ingat, membayarnya menggunakan bambu yang telah ditukarkan sebelumnya ya. Pengunjung bisa memakan langsung dengan kursi yang sudah di sediakan dengan konsep jadul sementara jika ingin dibungkus bisa menggunakan daun pisang, daun pohon jati maupun besek.
“Istimewanya disini itu tidak menggunakan kantong plastik, banyak makanan tradisional dan pembayarannya itu menggunakan bambu.” Ungkap Elsa, salah satu penggunjung Pasar Pundensari.
Untuk menghibur para pengunjung, semua pedagang yang menggunakan pakaian tradisional jawa ini pun akan menari bersama.

Awalnya lokasi ini hanyalah punden atau makam leluhur desa yang hanya ada kegiatan dua kali dalam setahun, namun atas inovasi bersama, lokasi ini di manfaatkan menjadi pasar tradisional dengan menu masakan dan jajanan tempo dulu. Pasar Pundensari buka hanya di setiap hari Minggu mulai Pukul 06.00 sampai dengan 11.00 Wib.
Pasar Pundensari bukan hanya tempat berbelanja menikmati kuliner tempo dulu, tetapi juga jendela kekayaan dan kehidupan sehari-hari budaya jawa timur. Keberagaman produk, kehidupan sosial yang ramai, serta keunikan budaya yang terpelihara menjadikan pasar Pundensari sebagai aset berharga yang perlu dilestarikan. Meskipun dihadapkan pada tantangan modernisasi, pasar Pundensari tetap relevan dalam mempertahankan identitas lokal dan membangkitkan ekonomi lokal masyarakat sekitar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....