Jual Wadu Jao untuk Destinasi Unggulan
- 04 Des 2023 12:36 WIB
- Mataram
KBRN, Dompun: Hadirnya perusahaan tambang di wilayah Kecamatan Hu'u, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, tentu akan berdampak pada destinasi wisata di Pantai Lakey. Pantai yang terkenal dengan ombaknya yang mendunia, saat perusahaan tambang yang diperkirakan akan beroperasi tahun 2032 itu, akan merubah total wajah Pantai Lakey. Diperkirakan, obyek wisata andalan Kabupaten Dompu itu, akan lebih fokus pada destinaai hiburan malam.
Pemkab Dompu, mulai mengatisipasinya dengan menata destinasi-destinasi baru, salah satunya Obyek wisata Wadu Jao di Desa Jambu, Kecamatan Pajo. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Dompu, Abdul Muis mengatakan, landmark Wadu Jao sudah selesai di rancang. Mantan Kadis PUPR Kabupaten Dompu ini berharap tahun 2024 mendatang, sudah bisa dieksekusi.
"Akan digarap secara bertahab. Jika langsung, mungkin tidak cukup anggaran," katanya, Jum'at (4/12/2023).
Dilokasi ini, lanjut Muis, selain dibangun cafe-cafe, juga akan dibangun sarana pendukung lainnya. Sepanjang bibir teluk Cempi dari mulai Wadu Jao hingga Pantai Ngampa, akan terkoneksi. Di sepanjang pantai ini, pemandangannya tidak kalah bagus dengan yang dimiliki Lakey.
Beberapa sarana yang pungkasny ditawarkan, seperti area parkir yang luas, gazebo-gazebo, camping ground dan fasilitas Banana Boat. Keinginan kuat untuk menata destinasi wisata, terutama Wadu Jao, selain historisnya, juga karena warga Kabupaten Dompu, sudah sangat membutuhkannya.
"Masyarakat yang sejahtera adalah yang bahagia. Salah satu ekspresi menunjukkan kebahagiaannya adalah dengan berwisata," katanya.
Penataan destinasi wisata ini, bukan untuk sekedar menghambur-hamburkan uang daerah. Namun, segi positifnya, lanjut Muis, destinasi wisata itu adalah estalase daerah. Dimana, saat wisatawan manca negara maupun wisatawan nusantara berkunjung ke destinasi wisata, selama perjalanan akan melihat potensi Dompu.
"Orang-orang luar daerah itu, pastilah orang-orang berduit. Nah saat berkunjung berwisata di Dompu, tentu akan melihat potensi Jagung, Porang dan Sapi. Nah inilah yang kemudian mereka tertarik untuk berinvestasi di Dompu. Siapa bilang Pariwisata tidak sejalan dengan Jara Pasaka. Ini buktinya," pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....