Wisata

Pelatihan Tata Kelola Desa Wisata Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Oleh: Sadhali Editor: Teuku Haris Fadhillah 19 Sep 2023 - 21:53 Banda Aceh
Pelatihan Tata Kelola Desa Wisata Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menggelar Pelatihan Tata Kelola Desa Wisata, di Island Hotel, Kabupaten Aceh Singkil, pada 13-16 September 2023.Foto: Humas/Disbudpar Aceh.

KBRN, Banda Aceh : Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menggelar Pelatihan Tata Kelola Desa Wisata,  di Island Hotel, Kabupaten Aceh Singkil, pada 13-16 September 2023. Kegiatan yang dihadiri 40 peserta dari 13 desa wisata di Aceh Singkil ini, untuk mendukung program Pemerintah Aceh dalam menyukseskan Aceh sebagai destinasi wisata unggulan.

Kadisbudpar Aceh, Almuniza Kamal melalui Sub Koordinator Tata Kelola dan Pemberdayaan Masyarakat Pariwisata Disbudpar Aceh, Fandi Maulana menyebutkan, selain mendukung program pemerintah, kegiatan ini juga dapat menggali potensi masing-masing desa untuk dapat dikembangkang dan peningkatan perekonomian masyarakat atau pariwisata.

Ia menyebutkan tujuan lain kegiatan ini untuk meningkatkan kualitas peran dan kontribusi dalam mendukung pembangunan kepariwisataan di daerah masing-masing, bagi para pengelola desa wisata yang berkompeten juga profesional. Kemudian meningkatkan kualitas pembinaan dan pemberdayaan dalam pengelolaan desa wisata oleh pihak-pihak terkait dalam mendukung pengembangan kepariwisataan di daerah. "Terima kasih kepada narasumber yang telah berkenan hadir untuk memberikan berbagai ilmu serta pengalaman terbaik, sebagai pembelajaran dalam rangka memajukan pariwisata Aceh pada umumnya dan Kabupaten Aceh Singkil khususnya,” tuturnya.

Sementara itu, salah satu Pokdarwis Desa Teluk Rumbia, Amrul Badri, mengaku senang dengan kegiatan ini karena memberikan ilmu pengetahuan ataupun pemahaman-pemahaman dalam pengelolaan dan potensi desa wisata. 

Ia berharap dengan adanya pelatihan ini bisa mengimplementasikannya di desa mereka, sehingga potensi yang ada dapat dimanfaatkan dan dikembangkan sebagai objek kunjungan wisata. â€œKe depannya Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh bisa memberikan pelatihan lagi bagi kami dalam pengembangan UMKM dan kerajinan, sehingga masyarakat kami bisa mengemasnya menjadi daya tarik bagi objek wisata yang ada di desa kami,” ucapnya.[*]