Kaum Difabel Rentan Terkena Imbas Perubahan Iklim
- 31 Jul 2024 12:30 WIB
- Kupang
KBRN, Kupang : Kaum Difabel menjadi kelompok rentan yang terkena imbas dari perubahan iklim yang terjadi. Hal tersebut diungkapkan Berti Soli Dima Malingara dari Yayasan Garamin NTT dalam acara Program Kreatif RRI Kupang “Ada Pro 4 di Car Free Day”, Sabtu (27/7/2024) lalu.
Menurut Berti, kaum difabel rentan terkena imbas dari perubahan iklim akibat minimnya akses informasi mengenai hal tersebut. “Masih banyak orang berpikir, buat apa difabel tahu atau lansia, perempuan tahu tentang perubahan iklim. Cukup kaum non difabel saja yang tahu. Lagipula, dalam kelembagaan sendiri semisal lembaga pemerintah atau swasta dan juga kantor-kantor belum banyak yang bicara tentang perubahan iklim”,katanya.
Lebih lanjut Berti mengatakan, edukasi kepada masyarakat tentang perubahan iklim ini bisa dimulai dari jenjang pendidikan. Menurutnya, perlu ada kurikulum yang seharusnya dapat menyesuaikan dengan isu perubahan iklim yang sudah semakin masif ini. “Bisa dimulai dari jenjang pendidikan yang paling bawah. Karena menurut saya anak-anak sudah seharusnya paham sejak dini dan sekolah menjadi tempat yang penting untuk mereka tahu itu. Anak-anak ‘kan hari-harinya lebih banyak di sekolah. Jadi sudah seharusnya guru-guru dan siswa-siswi paham tentang perubahan iklim”, tambahnya.
Berti menambahkan, untuk meminimalisir perubahan iklim yang terjadi ada sejumlah hal-hal kecil yang bisa dilakukan. “Hemat air, menggunakan irigasi tetes dalam bidang pertanian terutama untuk teman-teman petani difabel. Ini akan meminimalisir pergerakan fisik yang membuat mereka lelah. Teknologi sederhana, tapi cukup membantu mereka”, katanya mengakhiri. (DB)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....