Kemenekraf Dorong UMKM Bukittinggi Bangkit lewat Desain Kemasan
- 29 Agt 2026 12:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian Ekraf melatih 50 pelaku UMKM Bukittinggi meningkatkan kualitas desain dan kemasan produk.
- Kemasan dinilai sebagai strategi bisnis, bukan sekadar pembungkus, untuk memperkuat identitas dan daya saing.
- Lima desain terbaik mendapat fasilitas redesign sebagai dukungan menuju produk berdaya saing global.
RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) mendorong pemulihan ekonomi masyarakat Bukittinggi, Sumatra Barat, melalui penguatan desain kemasan produk UMKM. Upaya tersebut dilakukan melalui program Ekraf Peduli bertajuk “Pulih Bersama, Bangkit Berdaya”.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mengatakan, kemasan tidak hanya berfungsi memperindah tampilan produk. Kemasan juga menjadi identitas merek sekaligus strategi meningkatkan daya saing produk lokal.
“Keunikan budaya dan keunggulan cerita atau storytelling yang kita miliki merupakan kunci utama. Konsumen tidak lagi sekadar membeli produk fisik, tetapi juga nilai dan kisah yang menyertainya,” ujar Irene, dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu, 29 Agustus 2026.
Menurut Irene, Bukittinggi memiliki potensi ekonomi kreatif yang beragam. Potensi tersebut meliputi subsektor kuliner, kriya, fesyen, hingga seni dan budaya.
Kementerian Ekraf berkomitmen menjaga keberlanjutan aktivitas ekonomi masyarakat setelah bencana. Sebanyak 50 pelaku usaha kuliner, kriya, dan fesyen mengikuti workshop dengan membawa produk serta kemasan masing-masing.
Pelatihan berlangsung selama satu hari melalui materi, studi kasus, praktik, simulasi desain, dan pemberian umpan balik. Peserta juga mendapat pendampingan untuk mengembangkan kemasan yang lebih sesuai dengan karakter produk.
Sebagai dukungan lanjutan, lima desain kemasan terbaik mendapat fasilitas redesign melalui Klinik Desain Kementerian Perdagangan. Fasilitas tersebut diharapkan membantu produk UMKM tampil lebih menarik dan kompetitif.
Salah satu peserta, Netti Herawati, mengapresiasi pelatihan yang dinilai memberikan pengetahuan praktis bagi pelaku usaha. Ia juga menyebut konsultasi mengenai desain kemasan membantu meningkatkan kualitas produk yang dipasarkan.
“Saya sangat terbantu dan senang bisa berkonsultasi mengenai kemasan yang menarik secara gratis. Terima kasih kepada Kementerian Ekraf yang telah memfasilitasi acara ini,” ujar Netti.
Kementerian Ekraf berharap penguatan kapasitas pelaku usaha dapat mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat Bukittinggi. Produk lokal diharapkan semakin memiliki daya saing melalui identitas kemasan dan kekuatan cerita yang lebih kuat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....