Asosiasi UMKM Indonesia Minta Pemerintah Beri Kemudahan Permodalan
- 15 Mei 2023 16:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Sekretaris Jenderal Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) Edy Misero meminta adanya kemudahan permodalan bagi pelaku UMKM. Salah satunya dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR) tanpa jaminan.
Menurutnya, para pelaku UMKM yang mengajukan pinjaman sampai Rp100 juta tetap diminta jaminan. "Kalau memang memberikan bantuan KUR misalnya, kalau belum mampu memberikan estimasi 100 juta ke bawah tanpa jaminan, jangan memberikan janji," kata Edy dalam dialog Pro3 RRI, Senin (15/5/2023).
Sebaiknya, kata Edy, para pelaku UMKM dalam pengajuan pinjaman itu dibatasi saja. Tetapi direalisaikan sesuai dengan kemampuan perbankan.
"Yang tidak pakai jaminan misalnya bisanya Rp25 juta yasudah segitu saja. Tetapi direalisasikan apa yang disampaikan pemerintah," kata Edy, menjelaskan.
Dia menjelaskan, kadang saat pelaku UMKM mengajukan pinjaman ke perbankan kerap berpikir berulang kali. Padahal, pemerintah mengatakan, pinjaman KUR Rp100 juta ke bawah tanpa jaminan.
"Mereka jadi malas, mending kita ke fintech deh, mending kita ke pinjol deh. Lima menit ada KTP langsung cair meski memang ada risiko," katanya, menambahkan.
Dia mengatakan, para pelaku UMKM hanya meminta percepatan penambahan modal. Bukan interest (bunga) yang murah.
"Interest yang murah tetapi cuma angan-angan ngapain? Mending kami mendapatkan interest yang lebih tinggi tetapi jelas 10 menit cair," ujarnya.
Selama ini, kata Edy, upaya memajukan dan membuat UMKM naik kelas hanya wacana belaka tanpa realisasi dukungan jelas. "Supporting-nya belum maksimal," ucapnya.
Edy memastikan pihaknya siap bersinergi bagi pelaku UMKM untuk mendapatkan kredit tanpa jaminan. Meski demikian, jika tidak dibantu permodalan, dia menyakini pelaku UMKM akan tetap bertahan.
"Saya selalu menggarisbawahi kepada pelaku UMKM dibantu atau tidak dibantu KUR sesuai dengan janji pemerintah kita harus tetap survive. Tetap haru jalan," ucapnya, menegaskan.
Sebelumnya, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, Presiden Joko Widodo telah memerintahkan agar kredit perbankan untuk sektor UMKM ditingkatkan. Bahkan hingga mencapai 30 persen pada tahun 2024.
“Tapi saya enggak yakin 2024 ini bisa sampai. Karena perbankannya kalau mau kasih pinjaman masih melihat orangnya pakai dasi enggak, bawa mobil mewah enggak, (jadi) masih (melihat) bawa angunan, ini yang harus kita ubah,” kata Teten dalam keterangan tertulis.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....