INSPIRA 2024 Dorong Industri Kecil Menengah Naik Kelas

  • 10 Nov 2024 21:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Balai Pemberdayaan Industri Fesyen dan Kreatif (BPIFK) menggelar acara Investasi & Sinergi Produk IKM Nusantara (INSPIRA 2024) pada 9-10 November 2024 di Jakarta. Acara ini bertujuan untuk memperkuat sektor Industri Kecil Menengah (IKM) sebagai salah satu penggerak utama ekonomi menuju Indonesia Emas 2045.

INSPIRA 2024 merupakan bagian dari program Creative Business Incubator (CBI). Fokusnya adalah peningkatan kapasitas usaha bagi pelaku IKM di subsektor fesyen dan kriya, untuk meningkatkan skala usaha melalui pendanaan sehingga terjadi perluasan pasar.

Acara ini diharapkan dapat menjadi jembatan bagi para pelaku IKM untuk menarik minat investor dan memperluas jaringan mereka melalui pendanaan. Sekaligus memberikan kesempatan kepada para IKM untuk mendapatkan masukan dari para ahli dan investor untuk mengembangkan kapasitas dan kualitas usaha mereka.

Menurut Dirjen Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian, Reni Yanita, nilai ekspor Ekonomi Kreatif Indonesia cukup membanggakan. Pada semester I 2024 nilai ekspor mencapai US$ 12,36 miliar atau naik 4,46 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2023.

“Dari jumlah itu, ada tiga subsektor yang memberikan kontribusi terbesar, yaitu fesyen, kriya dan kuliner. Nah kita perlu menjaga bahkan meningkatkan angka tersebut, tentu dengan harapan memberikan dampak baik pada perekonomian Indonesia,” kata Reni di acara INSPIRA 2024, Minggu (10/11/2024).

Untuk merealisasikan harapan itu, katanya, perlu terus memperbaiki diri dan meningkatkan kemampuan untuk memenuhi kebutuhan industri saat ini. Sehingga pelaku ekonomi kreatif bisa terus mengembangkan usaha dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian Indonesia.

“Agar dapat naik kelas, pelaku ekonomi kreatif perlu senantiasa mengasah dan meningkatkan inovasi dan kreativitas. Di samping itu, penting pula bagi pelaku ekonomi kreatif memahami cara mengelola bisnis dan mengembangkan bisnis, sehingga bisnis bisa naik kelas,” ujar Reni Yenita.

Agenda utama INSPIRA 2024 meliputi sesi talkshow yang membahas mengenai model pendanaan untuk IKM. Dilanjutkan dengan workshop dan coaching untuk membantu peserta mempersiapkan pitch deck dan teknik presentasi bisnis, serta ada sesi Temu Investor.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....