Anggur Laut, Makanan Khas Orang Kei Kaya Gizi
- 08 Okt 2023 20:23 WIB
- Tual
KBRN, Langgur: Masyarakat Maluku, khususnya di Kepulauan Kei memiliki salah satu makanan khas, yang berasal dari laut. Lat, begitu penyebutan bagi anggur laut untuk masyarakat, telah menjadi salah satu makanan khas yang sangat diminati penduduk lokal maupun wisatawan yang datang berkunjung.
Dengan berbagai campuran bumbu dan rempah lokal, Lat biasanya disuguhkan dalam tiga varian, yaitu bumbu mentah, bumbu kelapa basah dan sarundeng.
Anggur Laut atau biasanya dikenal dengan sebutan Green Caviar adalah salah satu jenis rumput laut dengan nama ilmiahnya adalah Caulerpa sp. Caulerpa sp. adalah golongan alga hijau, thallus (cabang) berbentuk lembaran, batangan dan bulatan, berstruktur lembut sampai keras dan siphonous. Rumpun terbentuk dari berbagai ragam percabangan, mulai dari sederhana sampai yang kompleks seperti yang terlihat pada tumbuhan tingkat tinggi, ada yang tampak seperti akar, batang dan daun (Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, 2009).
Dilansir dari Greeners.co disebut anggur laut karena memiliki bentuk yang mirip dengan buah anggur. Penamaan lokal untuk Caulerpa sp. pun beragam, ada yang menyebut Latoh, Latok, Lawi-lawi, Lelatu dan juga Lat. Tapi jangan terkecoh, anggur laut bukan tumbuh dari pohon di daerah pesisir. Tumbuhan ini merupakan bagian dari jenis rumput laut.
Konsumsi Lat atau Caulerpa sp. ini sendiri sudah turun temurun mendarah daging bagi masyarakat pesisir semisalnya orang kei. Tanpa disadari Lat mengandung banyak manfaat yang berguna bagi tubuh manusia dan tentu mengandung vitamin.
Hasil penelitian menyatakan Caulerpa sp. memiliki protein, karbohidrat, serat, mikromineral (Fe, K, Ca), asam lemak, dan vitamin yang bermanfaat bagi tubuh manusia. Selain dapat dimanfaatkan lebih luas dalam bidang pangan, penelitian lain juga menyebutkan bahwa anggur laut ini dapat dimanfaatkan di sektor non pangan khususnya pada proses bioremediasi.
Dilansir dari merdeka.com, penelitian menunjukkan bahwa anggur laut dapat menjadi sumber protein nabati yang sangat baik untuk orang-orang yang menjalani diet alternatif. Model hewan juga menunjukkan bahwa anggur laut dapat memiliki efek perlindungan kardiovaskular karena senyawa fenolik dan kandungan antioksidannya. Tak heran jika banyak yang ingin mengambil manfaat anggur laut ini.
Mengonsumsi rumput laut secara teratur juga dapat membantu menurunkan berat badan dan mengatur kadar kolesterol. Membuat rumput laut sebagai bagian dari diet harian juga dapat membantu dalam perawatan kulit. Rumput laut yang kaya antioksidan sering digunakan karena sifat antibakteri, anti-jerawat, pelembap, dan pemutih kulit dalam produk kosmetik dan perawatan pribadi.
Berdasarkan tulisan ilmiah Sunaryo dkk pada Jurnal Kelautan Tropis (2015), bahwa rumput laut termasuk jenis tanaman sederhana karena pada tanaman ini tidak dapat dibedakan antara akar, batang dan daun sejati. Seluruh bagian rumput laut Caulerpa sp. terdiri atas assimilator dan ramuli yang membentuk bulatan-bulatan seperti buah anggur.
Meskipun habitat awalnya berasal dari laut, akan tetapi Caulerpa sp. dapat dibudidayakan di kawasan pertambakan selama sirkulasi air pasang surut di kawasan pertambakan dapat terjaga dengan baik (Trono, 1988 dalam Sunaryo, 2015). Dan keuntungan dari masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir, seperti Kepulauan Kei adalah mereka dapat dengan mudah mengambil Caulerpa sp. langsung di alam.
Untuk proses pengolahannya menjadi makanan pun mudah, dimana anggur laut ini diambil kemudian dicuci hingga bersih menggunakan air matang. Setelah itu direbus sebentar untuk membunuh bakteri yang tertinggal.
Anggur laut ini semakin populer di seluruh dunia karena kemiripannya dengan telur ikan dan rasa laut alaminya. Anggur laut atau umibudo memiliki rasa yang manis, asin, dan bergelembung seperti mutiara yang muncul di mulut saat Anda memakannya.
Anggur laut disebut bisa melepaskan rasa umami, yakni perpaduan antara rasa manis dan air asin yang mengingatkan pada rasa kerang segar. Anggur laut adalah makanan pokok di negara-negara kepulauan Asia Tenggara dan Pasifik seperti Jepang, Malaysia, dan Filipina.
Anggur laut ini tidak hanya diminati di Indonesia saja. Beberapa negara seperti Jepang, Cina, Korea, Malaysia, Filipina dan Thailand, bahkan di belahan dunia seperti Amerika dan Eropa juga ikut mengkonsumsi Caulerpa sp. Di Amerika dan Eropa, Caulerpa sp. dikenal sebagai green caviar atau kaviar hijau.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....