Daerah

UTP Perdana Miliki Guru Besar

Oleh: Dania Editor: Wiwid wida 07 Jun 2023 - 09:16 Surakarta
UTP Perdana Miliki Guru Besar
Serah Terima SK Guru Beras Pertama UTP.

KBRN, Surakarta : Prof. Dr. Ir. Achmad Fatchul Aziez tercatat sebagai  guru besar pertama di Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta, setelah diserah terimakan SK dari Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia no 26513/M/07/2023, Selasa (07/06/23) di Ruang sidang kampus 1 UTP Surakarta.

Kepala LLDIKTI Wilayah VI Bhimo Widyo Handoko dalam sambutannya memberikan  apresiasi kepada Prof. Aziez atas pencapaian gelar baru sebagai guru besar pertama UTP di bidang ilmu tanaman.

Bhimo juga berpesan untuk saling bersinergi antara dosen senior dan junior dalam mengambil berbagai kesempatan untuk menjadi satu kesatuan.

Selain itu tidak menjadikan kompetisi sebagai suatu yang jelek, namun sebaliknya bersaing secara sehat untuk membuat suatu karya yang baik.

β€œPesan kami saling bersinergi antara teman, sebagai pemancing antara senior dan junior agar dapat memberikan contoh bagaimana kita bisa mengambil kesempatan,” ungkap Bhimo.

Usai menerima SK, Prof. Aziez juga menyampaikan rasa syukurnya atas gelar guru besar yang diterima karena kerja kerasnya untuk  mendapatkan gelar profesor bukanlah hal yang mudah, penuh perjuangan dan banyak halang rintang yang harus dilalui.

Prof. Aziz berharap dengan gelar yang diterimanya dapat menjadi virus yang baik agar dapat memacu semangat dosen-dosen yang ada di UTP untuk bisa segera memperoleh gelar guru besar.

β€œJabatan Guru Besar yang saya terima ini saya harap dapat menjadi virus kebaikan yang dapat menular ke teman-teman dosen  UTP,” tutur Prof. Aziez.

Prof. Aziez  yang merupakan Guru Besar pertama UTP dibidang ilmu tanaman ini juga mejabat sebagai Kepala Inovasi, Kerjasama dan  Kewirausahaan (IKK) UTP periode 2022-2026.

Dengan bertambahnya Guru Besar baru ini, harapannya semakin menambah motivasi civitas akademika di lingkup UTP untuk terus berkarya dan memperbesar peluang serta kebermanfaatan di dunia pendidikan. ( Dania Rachma / Ninik W)