73 Miliyar Anggaran Transjatim, Dishub Jatim Ingin Lebih Besar Lagi

  • 19 Okt 2023 21:13 WIB
  •  Surabaya

KBRN, Mojokerto: Dalam upaya menekan angka kecelakaan, kemacetan dan mengurangi dampak lingkungan dari emisi gas buang kendaraan bermotor, Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah membuka Trasportasi publik dengan keberadaan trayek Bus Transjatim.

Melalui Dinas Perhubungan Provinsi, layanan angkutan umum yang ramah lingkungan dan lebih murah untuk masyarakat ini sudah beroperasi sebanyak tiga Koridor, yang rutenya terkoneksi dengan tiga Kabupaten/Kota yakni Kabupaten Sidoarjo, Kota Surabaya, Mojokerto Raya dan Kabupaten Gresik.

Nyono, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jatim menjelaskan, Sebesar Rp.73 Miliyar anggaran APBD Provinsi Jatim telah di gelontorkan untuk mengkoneksikan wilayah gerbangkertasusila Jawa Timur untuk tiga Koridor Transjatim.

"Hingga tahun 2023 ini total anggaran masih 73 Miliyar rupiah. Itu masih jauh kita menginginkan yang lebih besar dari itu," kata Nyono kepada Radio Republik Indonesia (RRI) Surabaya di acara Launching Transjatim koridor III di Kabupaten Mojokerto, Rabu (18/10/2023).

Nyoman berharap ada anggarkan yang lebih besar dari Rp.73 Miliyar untuk memaksimalkan keberadaan Transjatim.

"Karena Trans Semarang saja sudah tiga ratusan Miliyar iya. Trans Jogja bisa dua ratus dua puluh lima miliyar," tutur Nyoman.

Nyoman menjelaskan, dalam sekian miliyar anggaran tersbu tidak termasuk pengadaan armada. Karena dalam pengadaan trayek layanan transportasi publik Transjatim ini ada pihak ketiga atau swasta dengan sistem bayar pelayanan.

"Kita pengadaan armada jasa pihak swasta. Kita membayar operasionalnya. Jadi perkilo kita bayar sekian. Kalau tidak jalan tidak dibayar sama pemprov. Itu namanya By The Servis membeli pelayanan," terangnya.

Sementara, Basrul Imam, Direktur utama Bank Jatim mengatakan, selalu siap berkolaborasi pengoperasian sistem maupun kolaborasi bentuk promosi dengan Pemerintah di Jawa Timur.

"Sektor keuangan terlntu harus berkolaborasi dan bersinergi dengan seluruh perangkat pemerintahan daerah dalam hal ini adalah dinas perhubungan.

Dinas perhubungan akan terus meningkatkan transport publik yang nyaman dan inovasi di seluruh wilayah Jawa Timur. Untuk kelancaran pengembangan inovasi bidang pelayanan pihak Bank Jatim membantu dalam sistem pembayaran tiket penumpang.

"Apa yang dilakukan Bank Jatim adalah pertama tentu membantu proses sistem pembayarannya. Untuk tiketing bisa melalui e-money maupun mobile banking dan lainnya. Namun untuk secara teknis pembiayaan dari Bank Jatim untuk Transjatim itu teknis," pungkas Basrul.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....