Sambang Dolor Ngopi di Kelud – Refleksi 9th Erupsi Kelud

  • 06 Mar 2023 05:56 WIB
  •  Kediri

KBRN . Kediri : Dalam rangka 9th refleksi dari terjadinya erupsi Gunung Kelud pada tahun 2014 lalu, serta dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Kediri yang ke 1.219, Lembaga Amil Zakat Al-Azhar Kediri beserta jajaran komunitas lainnya menggelar kegiatan Sambang Dolor Ngopi Kelud Minggu, (5/3/2023) di Dusun Laharpang, Desa Puncu, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri.

Dalam rangkaian acaranya, kegiatan Sambang Dolor Ngopi di Kelud ini juga di warnai dengan rentetan kegiatan lain, mulai dari Camping Ground khusus pecinta alam yang di laksanakan pada hari Sabtu, (4/3/2023), kemudian pengenalan serta peresmian jalur pendakian Kelud Via Laharpang, 3th Anniversary Kompas Alang, serta Festival Ngopi yang menyediakan sebanyak 1.219 cup kopi gratis sebagai puncak acaranya yang turut di meriahkan oleh giat Pasar Rakyat, Tumpeng Hasil Bumi serta UMKM.

Bambang Irawan, Ketua Panitia mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan yang kedua setelah sebelumnya kegiatan serupa pernah di selenggarakan di tahun 2019 dan sempat terhenti karena adanya pandemic Covid 19.

“Planning ke depan, kita akan adakan terus setiap tahun, karena ini adalah program dari Desa Puncu untuk mengangkat potensi wisata yang ada disini, terutama di wilayah laharpang yang terkenal dengan kopi dan pendakiannya,” jelas Bambang Irawan saat di temui usai acara.

Bambang juga menyebut, Pemerintah Kabupaten Kediri dalam hal ini juga sangat memberikan support, mulai dari fasilitas, maupun juga dukungan untuk mendorong Desa Puncu menjadi Desa Wisata di Kabupaten Kediri.

Sementara itu, Anang Widodo, Kepala Dispertabun Kabupaten Kediri melalui Nugroho Hery Prastowo, SP.MMA., Kabid Pengelolaan Perkebunan Dispertabun Kabupaten Kediri, yang turut hadir dalam acara mengatakan, bahwa pihaknya sangat mengapresiasi di selenggarakannya festival ngopi.

“Inisiasi di selenggarakannya Festival Ngopi ini sangat baik. Kita sangat mendukung kegiatan semacam ini. Terlebih dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri sendiri juga akan melaksanakan festival kopi di lingkup Kabupaten dan nanti potensi kopi dari lereng di wilis sebelah barat, terus di gunung kelud dan satunya lagi di anjasmoro, nanti semuanya akan kita kumpulkan,” ungkap Nugroho.

Nugroho juga menyebut, untuk di wilayah Laharpang sendiri terkenal dengan kopi jenis robusta dengan tingkat produktifitas yang tinggi.

“Selain robusta kita juga akan memperkenalkan jenis arabica. Karena ada arabica yang bisa cocok di ketinggian seperti ini. Tapi tentu kita tetap dukung untuk produksi kopi robusta di laharpang ini dan kita harapkan bisa mencapai kualitas robusta fine. Tinggal kita nanti maunya disini itu di jual berupa bubuk atau sekarang yang lagi trend itu grill bin,” tambah Nugroho.

Selain varietas kopi, Nugroho juga menyebut jalur pendakian menuju Kelud yang biasanya di akses melaui Ngancar, kini juga bisa di lewati melalui pendakian Laharpang yang berpotensi dan sarat dengan tantangan.

Hadir pula dalam kegiatan Camat Puncu, Kepala Desa Puncu, Wakil Direktur Laznas Al-Azhar, Forkopimcam, serta tamu undangan lainnya. (AK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....