Arca Dewa Kelenteng Tertua di Sungailiat Berganti Perunggu
- 02 Des 2023 21:25 WIB
- Sungailiat
KBRN, Sungailiat : Kelenteng Tertua Kwan Tie Miaw di Kawasan Pasar Sungailiat, Kabupaten Bangka, melakukan ritual pergantian Arca Dewa Kwan Ti dari berbahan kayu menjadi arca berbahan perunggu yang dipesan langsung dari Negara China.
Ritual pergantian itu dihadiri langsung oleh Dirjen Bimbingan Masyarakat (Bimas) Agama Buddha, Kementerian Agama RI Supriyadi, beserta Pengurus Yayasan Dharma Bakti serta masyarakat sekitar, Sabtu (2/12/2023).
Pengurus Yayasan Dharma Bakti, Poniman mengatakan, Kelenteng milik Yayasan Dharma Bakti Abadi yang merupakan klenteng tertua di Sungailiat, berdiri pada tahun 1.887 dengan usia 136 tahun. Pergantian terakhir arca tersebut sekitar 15 tahun yang lalu.
"Terakhir Arca yang lama itu berusia 15 tahun, karena berbahan kayu jadi sudah mulai keropos. Dan diganti dengan bahan perunggu. Kalau ga rusak ga diganti," kata Poniman sembari menunjukan bagian yang keropos arca Dewa Kwan Tie yang lama.
Dia mengatakan, Kelenteng yang juga menjadi cagar budaya ini berada di pusat kota Sungailiat yang sering menyelenggarakan kegiatan Bakti Sosial, kemeriahan Imlek dan Sembahyang Rebut.
"Dalam moment pergantian Arca kali ini, Yayasan Dharma Bakti membagikan 500 paket sembako uang diberikan kepada masyarakat kurang mampu di Kecamatan Sungailiat," ucapnya.
Sementara Direktorat Jenderal (Dirjen) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kementerian Agama RI, Supriyadi, mengapreasiasi kehidupan umat beragama di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dan khususnya Kabupaten Bangka.
Dirinya mengetahui keharmonisan beragama masyarakat di Babel melalui data dan laporan dari Kemenag RI bahwa keberagaman di Bangka Belitung sangat baik.
"Tadi sudah dibuktikan dalam kegiatan ini yang hadir tidak hanya umat Buddha saja. Tapi ada agama lainnya. Data data kami juga Bangka Belitung ini memiliki keberagaman yang sangat baik sekali," ujarnya.
Keharmonisan ini tentunya dapat terus dijaga dalam menyambut pesta demokrasi yang tak lagi akan segera bergulir pada Pemilu 2024. Menurut Supriyadi, menjelang Tahun politik nanti, nilai kebijaksanaan, keadilan harus terus dikedepankan sehingga dapat tercipta Pemilu damai.
Dalam ritual pergantian Arca Dewa Kwan Tie ini, Supriyadi berharap para umat Buddha dapat lebih meningkatkan lagi ketakwaan dalam beribadah.
"Lebih semangat lagi meningkatkan ketakwaannya. Karena ini adalah lambang dan karena rusak harus digantikan. Setelah diganti ke depannya orang semakin semangat untuk beribadah," ucapnya. (rel)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....