Pendidikan Militer ke Siswa Tumbuhkan Karakter dan Mental Kebangsaan

  • 08 Mei 2025 11:16 WIB
  •  Sungailiat

KBRN, Sungailiat : Pendidikan militer bagi para siswa didik yang masuk kategori "nakal" dianggap bisa menumbuhkan karakter dan mental kebangsaan, selain yang mereka dapatkan di sekolah.

Hal itu disampaikan Ketua Dewan Pendidikan Provinsi Bangka Belitung (Babel), Prof Bustami Rahma mengomentari isu nasional pengiriman siswa nakal di barak militer, dalam program Opini Publik Pro 1 RRI Sungailiat, Kamis (8/5/2025).

"Itu tentunya baik sekali ya, akan tetapi jangan dilakukan hanya kepada siswa tertentu karena pendidikan itu untuk seluruh anak, dulu kami pernah melakukan dan hasilnya memang bagus untuk karakter dan mental kebangsaan mereka," kata Bustami Rahman.

Namun menurutnya, banyak cara menumbuhkan kembali karakter dan mental kebangsaan siswa didik selain dikirim ke barak.

"Dengan menghidupkan kembali berbagai kegiatan anak-anak sesuai dengan umur dan kreativitasnya, seperti menggiatkan kembali adat permainan dahulu yang bersifat positif," ucapnya.

Berbagai kegiatan positif yang bisa dilakukan anak-anak seusianya, seperti permainan tradisi sembunyi gong dan lain sebagainya.

Sementara, Zulfaizar salah seorang pendengar dari Sengir Bangka Selatan, berharap kebijakan itu bisa dilakukan dengan tetap mematuhi hak dari anak.

"Setuju sekali kalau ini dilakukan, tapi memang hak anak jangan sampai diabaikan, sebaiknya memang harus dari persetujuan dari anak dan orang tua dulu," katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....