Pesta Adat Kasambu Sambu, Merayakan Harmoni Mempererat Silaturahmi

  • 05 Apr 2025 21:31 WIB
  •  Baubau

KBRN, Baubau: Di tengah hiruk-pikuk modernitas, masyarakat Kelurahan Kolese, Kecamatan Lealea, Kota Baubau, kembali membuktikan bahwa budaya dan tradisi bukan hanya warisan masa lalu, tapi juga jembatan silaturahmi dan simbol persatuan yang hidup dan relevan. Hal ini tercermin dalam gelaran pesta adat Kasambu Sambu, yang berlangsung dengan semarak dan penuh makna pada Sabtu (5/4/2025).

Ketua panitia kegiatan, La Ode Aswad, mengungkapkan bahwa pesta adat ini merupakan agenda tahunan yang rutin dilaksanakan oleh masyarakat Kolese, baik yang tinggal di kampung halaman maupun yang berada di tanah perantauan. Momen ini menjadi ajang mempererat kembali tali silaturahmi usai Hari Raya Idulfitri 1446 H.

Tahun ini ada yang sangat istimewa, masyarakat Kolese yang berada di perantauan pun turut berpartisipasi melalui keluarga mereka yang ada di sini. Dia telepon keluarganya buatkan saya talang. Ini yang sangat kita apresiasi, meski diperantauan cinta kampung masih tetap ada,” ujarnya.

La Ode Aswad yang juga Asisten 1 Setda Kota Baubau ini merincikan, tahun ini disiapkan sekira 80 talang makanan yang disiapkan secara swadaya oleh masyarakat Kolese. Setiap talang dapat dinikmati oleh 10 hingga 15 orang, memperlihatkan semangat gotong royong yang masih lekat di tengah komunitas.

Tak hanya berhenti di sini, La Ode Aswad berharap tradisi ini terus berlanjut dari generasi ke generasi. Ia dan para tokoh masyarakat pun berencana menetapkan waktu tetap pelaksanaan pesta adat ini, agar lebih terstruktur dan diketahui luas oleh masyarakat.

“Saya berharap kepada generasi Kolese, baik yang ada di kampung maupun di perantauan mari bersama-sama kita membangun Kolese ini bersama-sama mempertahankan tradisi Kasambu Sambu ini sehingga sampai kapanpun tradisi ini tetap lestari. Sebab jika tidak dilestarikan tradisi ini akan punah,” imbuhnya.

Pesta adat ini, lanjut La Ode Aswad, sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kota Baubau periode 2025-2030, yakni Kerja Bersama. Tradisi Kasambu Sambu bukan hanya soal perayaan, melainkan juga cermin dari komitmen untuk menjaga warisan budaya yang menjadi identitas bersama.

“Pelestarian adat istiadat adalah bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah. Kegiatan ini menjadi bukti nyata dari kerja bersama antara masyarakat dan pemerintah,” jelasnya.

Di sisi lain, La Ode Aswad juga menyebut pelaksanaan tradisi Kasambu Sambu tahun ini menjadi wujud pemersatu. Yang sebelumnya pada momentum Pemilu dan Pilkada terkotak-kotak dengan berbagai kepentingan, maka dengan adanya acara ini semua kembali bergandeng tangan.

“Senada dengan apa yang disampaikan Wali Kota Baubau, bahwa Pilkada telah selesai, saat ini kita bekerja bersama untuk membangun Kota Baubau agar mampu setara dan sejajar dengan Kota-Kota lain,” pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....