Antropometri, Deteksi Dini Penanganan Stunting di Posyandu
- 16 Jan 2025 18:22 WIB
- Sungailiat
KBRN, Sungailiat: Sebanyak 336 posyandu di Kabupaten Bangka memiliki alat antropometri untuk mendeteksi dini penanganan stunting.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Nora Sukma Dewi menjelaskan, Antropometri itu memenuhi Standar Kemenkes. Antropometri digunakan untuk mengukur tinggi badan, berat badan dan lingkar kepala anak mengacu standar stunting.
"Kami juga sudah memberikan pelatihan kepada para kader posyandu untuk menggunakan alat antropometri," ujar Nora kepada rri.co.id, Kamis (16/1/2025).
Dikatakan Nora, kompetensi tenaga yang menimbang dalam hal ini petugas kesehatan maupun kader juga harus mumpuni, agar hasil pengukuran anak tepat dan sesuai dengan kondisi asli anak.
Peran kader posyandu sangat penting karena menjadi ujung tombak yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Untuk itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka terus memberikan pelatihan kepada kader posyandu.
Salah satu orang tua yang memiliki balita, Dea menyebutkan, keramahan dan keahlian kader kesehatan dalam menangani anak sangat penting.
“Biar anak gak takut, gak nangis ketika diperiksa kesehatannya, jadi kita inginkan kader kesehatan yang humanis, ramah seperti itu,” kata Dea.
Sebagai masyarakat, pihaknya juga menginginkan agar, dengan kedatangan dan pemeriksaan bayi maupun balita ke posyandu dapat memberikan dampak kesehatan bagi perkembangan tumbuh anak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....