Dikerjai Wasit Liga 3, Persiba Kirim Surat Protes ke PSSI

  • 24 Mei 2024 15:57 WIB
  •  Yogyakarta

KBRN, Yogyakarta: Persiba Bantul khawatir laga terakhir antara Adhyaksa Farmel FC versus Persikota Tangerang, Sabtu (25/5/2024) besok, diimbuhi adanya intrik atau ‘main mata’. Hal itu membuat peluang klub lain untuk melajut ke Babak 16 Besar Liga 3 mengendur atau bahkan nyaris tertutup.

Kekhawatiran itu bukan tanpa alasan. Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Letjend H Soedirman, Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (23/5/2024) sore, Persiba hanya menahan imbang Farmel dengan skor 2-2. Padahal, anak asuh Endro Bawono tersebut dua kali tertinggal atas Adhyaksa Farmel.

Namun sejumlah keputusan kontroversial wasit yang memimpin pertandingan tak luput dari perhatian seluruh awak Persiba, termasuk penonton. Manajemen Persiba pun melayangkan keluhan ke PSSI lewat surat bernomor: 442/PRSB-BTL/V-2024.

Surat yang dikirim manajemen PT Bantul Jaya Utama itu meminta secara khusus agar PSSI menugaskan wasit yang benar-benar cakap untuk laga terakhir Grup D.

“Ketidaktegasan perangkat wasit dalam memimpin pertandingan sangat merugikan tim kami. Hal itu sangat terlihat jelas dalam tayangan live steraming di kanal YouTube PSSI TV,” ujar Teguh Wahono selaku CEO PT Bantul Jaya Utama, Jumat (24/5/2024) siang.

Persiba memang tidak mendominasi laga melawan Adhyaksa Farmel. Namun hal itu lebih banyak dipicu karena kepemimnan wasit Mukhamad Fahrudin dkk yang sangat buruk. Sedikitnya ada sembilan keputusan yang sangat kontroversial dan merugikan Persiba.

Misalnya saja pada menit ke-16, Afriansyah, gelandang Farmel bernomor punggung 10, melakukan pelanggaran berbahaya kepada pemain Persiba. Namun, wasit hanya mendiamkan.

Aksi kasar pemain Farmel pada menit ke-38 dengan menghadang pemain Persiba melalui gerakan menendang bahkan tak diberi peringatan atau kartu apapun. Puncaknya adalah gol kedua Farmel dari Zardan Aroby, satu menit sebelum injury time, yang membuat geram Persiba.

“Gol kedua dari tim Adhyaksa Farmel FC pada menit 89 yang diciptakan oleh pemain Ichlasul Amal Zardan Aroby penuh dengan kontroversi. Itu handsball!” ucap Teguh Wahono menegaskan.

Zardan Aroby memang mencetak gol kedua Farmel. Namun, sang pemain menerima umpan dari rekannya, Afriansyah yang mengontrol bola lambung dari sisi kanan pertahanan Persiba dengan menggunakan tangannya.

“Dikarenakan terlihat jelas dalam tayangan live streaming di kanal YouTube PSSI TV, pemain nomor punggung 10 Afriyansyah yang memberi umpan (assist) menggunakan tangan sebelum terjadinya gol. Dan, wasit Mukhamad Fahrudin asal Jepara tetap mengesahkan gol tersebut,” katanya. (ros)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....