Ronaldo Kecam Suporter yang Ejek Ruben Neves dengan Nama Diogo Jota
- 14 Sep 2026 12:03 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Cristiano Ronaldo meminta pelaku chanting terkait Diogo Jota dilarang masuk stadion seumur hidup.
- Nyanyian tersebut ditujukan kepada Ruben Neves, sahabat dekat mendiang Jota.
- Al-Hilal dan Al-Taawoun sama-sama mengecam insiden dan berjanji mengambil langkah lanjutan.
RRI.CO.ID, Jakarta - Cristiano Ronaldo mengecam perilaku sejumlah suporter yang diduga melontarkan nyanyian terkait mendiang Diogo Jota kepada Ruben Neves. Ronaldo meminta otoritas Liga Arab Saudi memberikan hukuman tegas kepada suporter yang terlibat.
Insiden itu terjadi saat Al-Taawoun menghadapi Al-Hilal dalam lanjutan Liga Arab Saudi di Buraydah, Sabtu, 12 September 2026. Video dari tribun yang beredar di media sosial memperlihatkan sejumlah suporter meneriakkan nama Jota saat pertandingan berlangsung.
Neves yang berada di lapangan kemudian merespons teriakan tersebut dengan menunjuk matanya sebelum mengarahkan tangannya ke langit. Gelandang Al-Hilal itu juga menyampaikan tanggapannya setelah pertandingan.
“Tuhan melihat perilaku kalian. Saya berharap mereka tidak pergi berdoa setelah ini,” kata Neves, dikutip Aljazeera.
Ronaldo kemudian memberikan respons melalui kolom komentar pada unggahan Instagram yang memperlihatkan kejadian tersebut. Ia menilai perilaku seperti itu sudah tidak dapat dianggap sebagai bagian dari rivalitas dalam sepak bola.
“Liga harus mengambil tindakan dan menghukum perilaku suporter seperti ini. Ini bukan lagi sepak bola dan harus ada batasnya,” kata Ronaldo dalam komentarnya.
Ia juga mengatakan para suporter tersebut seharusnya tidak lagi diizinkan ke stadion. “Orang-orang yang berperilaku seperti ini seharusnya tidak pernah diizinkan masuk stadion lagi,” ujarnya menambahkan.
Diogo Jota meninggal dunia dalam kecelakaan mobil di Zamora, Spanyol, pada 3 Juli 2025. Jota meninggal bersama adiknya, Andre Silva, sementara Neves merupakan salah satu sahabat dekatnya yang turut menjadi pengusung peti jenazah dalam pemakamannya.
Al-Hilal kemudian mengumumkan telah melaporkan insiden tersebut kepada Federasi Sepak Bola Arab Saudi. Klub menyatakan menolak segala tindakan yang menyerang pemain maupun keluarga atau bertujuan memberikan penghinaan secara pribadi.
Al-Hilal juga menyatakan yakin pihak berwenang akan mengambil langkah. Sebagai upaya untuk menjaga integritas kompetisi dari tindakan yang dianggap ofensif dalam Liga Arab Saudi.
Al-Taawoun turut mengeluarkan pernyataan terkait insiden tersebut. Klub mengecam keras nyanyian yang dianggap menghina dan menegaskan tindakan tersebut tidak mewakili klub maupun suporternya.
Al-Taawoun menyatakan akan berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk mengambil langkah yang diperlukan. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah kejadian serupa terulang dan memastikan pihak yang bertanggung jawab mendapat sanksi.
Pertandingan tersebut sendiri berakhir dengan kemenangan Al-Hilal 6-0 atas Al-Taawoun. Ruben Neves tampil selama 75 menit sebelum digantikan pemain lain.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....