Pemerhati: Tim Promosi Diuji Ketat pada Pekan Pembuka Super League

  • 05 Sep 2026 15:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Tim promosi menghadapi tantangan berat untuk beradaptasi dengan persaingan Super League 2026/2027.
  • Arema dan Bali United menunjukkan kesiapan dengan meraih kemenangan pada laga pembuka kompetisi.
  • Persib dan Persija juga menghadapi ujian berat saat bertemu PSM dan Borneo FC di pekan pertama Super League.

RRI.CO.ID, Jakarta - Dua laga pembuka Super League 2026/2027 langsung menguji kesiapan tim promosi dari Liga 2. Pemerhati sepak bola Ari DP menilai tim berpengalaman di kasta tertinggi lebih siap menghadapi tekanan pertandingan.

Arema FC menang telak atas Isenmulang pada laga pembuka, Jumat, 4 September 2026. Pada hari yang sama, Bali United mengalahkan PSS Sleman dengan skor 2-1.

Menurut Ari, PSS masih membutuhkan waktu beradaptasi setelah kembali tampil di kasta tertinggi. Ia memperkirakan PSS membutuhkan satu atau dua pertandingan untuk menunjukkan pengalaman bermainnya.

“Setidaknya butuh satu atau dua pertandingan lagi. Sehingga PSS dapat memperlihatkan pengalamannya bermain di Super League,” kata Ari kepada Pro 3 RRI, Sabtu, 5 September 2026.

Ari juga meminta Isenmulang segera melakukan konsolidasi setelah mengalami kekalahan telak dari Arema FC. Kekalahan sejak awal musim dinilai dapat menyulitkan tim bersaing di papan tengah.

Ia menilai kemenangan Arema cukup wajar karena bermain di kandang dengan persiapan taktik matang. Bali United juga disebut mampu menjaga keunggulan meski mendapat tekanan PSS pada akhir pertandingan.

Garudayaksa FC juga menghadapi tantangan sebagai tim promosi pada musim ini. Namun, pengalaman sejumlah pemain dinilai dapat menjadi modal menghadapi tekanan kompetisi kasta tertinggi.

Garudayaksa akan menghadapi Java United yang berstatus tuan rumah pada pertandingan berikutnya. Ari menilai Garudayaksa memiliki peluang meraih poin dalam laga tersebut.

Ari juga menyoroti gol pertama Super League musim ini yang dicetak pemain lokal Johan Ahmat Alfarizi. Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi sinyal positif setelah penyerang asing mendominasi dalam beberapa musim terakhir.

Johan mencetak gol Arema pada menit keenam sekaligus menjadi pencetak gol pertama musim 2026/2027. “Musim ini kita boleh bangga ada pemain lokal, pemain senior seperti Johan Ahmat Farizi,” ujar Ari.

Pada pertandingan lainnya, juara bertahan Persib Bandung akan menghadapi PSM Makassar di kandang sendiri. Ari menilai Persib lebih diunggulkan karena memiliki kekuatan saat bermain di hadapan pendukungnya.

Menurut Ari, PSM menghadapi tantangan berat untuk membawa pulang poin dari Bandung. “Persib tetaplah Persib, selain juara bertahan dalam beberapa musim terakhir, mereka juga sangat kuat,” ujarnya.

Persija Jakarta juga akan menghadapi Borneo FC di Samarinda pada pekan pertama Super League. Laga tersebut menjadi perhatian karena menjadi pertandingan perdana Shin Tae-yong bersama Persija.

Ari menilai Borneo FC bukan lawan mudah karena konsisten bersaing di papan atas dalam beberapa musim terakhir. Persija dengan skuad baru dinilai menghadapi pekerjaan berat untuk mengamankan poin.

Selain persaingan di lapangan, Ari mengingatkan pentingnya menjaga keamanan pertandingan setelah suporter tim tamu kembali diperbolehkan hadir. Ia meminta klub dan suporter bersama-sama menjaga atmosfer pertandingan tetap aman dan nyaman.

Ia meminta suporter tidak mudah terprovokasi oleh kejadian di lapangan maupun media sosial. “Kita semua tidak mau lagi ada kejadian seperti Tragedi Kanjuruhan terulang,” ucap Ari.

Menurut Ari, sepak bola harus menjadi tontonan aman bagi seluruh kalangan suporter. “Suporter, baik muda atau tua, harus benar-benar tahu tidak ada sepak bola seharga nyawa,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....