Mourinho Frustrasi usai Madrid Kalah Tipis 1-0 dari Betis
- 05 Sep 2026 10:48 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Jose Mourinho mengungkapkan frustrasinya setelah Real Madrid kalah 1-0 dari Betis di stadion La Cartuja pada 5 September 2026.
- Real Madrid tampil dominan dengan menguasai permainan dan menciptakan banyak peluang, tetapi gagal mengkonversi peluang tersebut menjadi gol.
- Mourinho menyatakan bahwa pertahanan Real Madrid tampil sempurna (imperial) dan mengendalikan segalanya, namun hasilnya tidak memuaskan dengan kekalahan 0-1.
RRI.CO.ID, Sevilla - Pelatih Jose Mourinho mengungkapkan rasa frustrasinya setelah Real Madrid kalah 1-0 dari Betis di La Cartuja, Sabtu 5 September 2026. Padahal Real Madrid tampil dominan dan menciptakan banyak peluang sepanjang pertandingan.
"Tim memainkan pertandingan yang hebat, kami sangat dominan, bek tengah imperial, dan benar-benar mengendalikan segalanya. Tapi kami kalah dan saya tidak tahu mengapa," kata Mourinho dalam konferensi pers.
Ia menyebut Betis melakukan serangan balik yang normal dan mendapatkan jackpot dengan hasil imbang. "Jika pertandingan berakhir imbang, kami frustrasi, bayangkan bagaimana perasaan kami dengan kekalahan ini," ujarnya.
Mourinho mengakui timnya menciptakan 10, 15, atau 18 tembakan ke gawang dan kiper Betis melakukan penyelamatan luar biasa. "Secara kolektif dan individu, tim bermain sangat baik, semua orang memberikan segalanya, kami pantas menang, tapi layak tidak memberi Anda poin," katanya.
Ia memuji Carlos Espi yang mencetak gol fantastis dan menjadi pemain penting. "Dia pemain dengan potensi besar, rendah hati, pekerja keras, dan bersemangat untuk belajar," ujarnya.
Mourinho mengkritik keputusan kartu kuning wasit di babak pertama. "Betis mencapai babak pertama tanpa satu kartu pun, sementara Arda Guler mendapat kartu kuning karena pelanggaran kecil," katanya.
Ia menyebut pemain Betis lebih pintar dalam mempengaruhi keputusan wasit, sementara pemain Madrid naif. "Pemain Betis berusaha mempengaruhi wasit, sementara pemain Madrid dalam situasi jelas layak kartu kuning tetap berdiri," ucapnya.
Mourinho mengatakan ia mengeluarkan Arda Guler karena dalam bahaya setelah mendapat kartu kuning. Ia tidak bisa berkomentar tentang dua permainan kontroversial di akhir pertandingan karena belum melihatnya.
"Sepertinya wasit membiarkan permainan mengalir, tapi kriteria kartu kuning di babak pertama tidak saya sukai," katanya. Mourinho tetap senang dengan para pemainnya secara kolektif dan individu.
Ia menekankan bahwa ketika ada penalti yang gagal, semua orang melakukannya bersama-sama. Real Madrid harus segera bangkit dari kekalahan ini untuk menjaga posisi di klasemen.
Mourinho berharap timnya bisa belajar dari pengalaman ini. "Kami tidak mendapatkan poin karena kerja keras, tapi kami harus terus maju,".
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....