Tottenham Kembali Tersungkur, De Zerbi Tegaskan Tidak Ada Kepanikan

  • 30 Agt 2026 14:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Tottenham kalah 0-2 dari Newcastle dan kini berada di dasar klasemen Liga Primer Inggris.
  • Spurs kini kalah dalam dua laga awal liga tanpa mencetak gol dan berada di posisi ke-20.
  • Roberto De Zerbi menegaskan tidak panik, namun tetap meminta maaf kepada pendukung atas hasil mengecewakan tersebut.

RRI.CO.ID, Jakarta – Tottenham Hotspur kembali menelan kekalahan dan kini terdampar di dasar klasemen Liga Primer Inggris musim 2026/2027. Situasi tersebut memunculkan kekhawatiran lama setelah Spurs kalah 0-2 dari Newcastle United pada Sabtu, 29 Agustus 2026.

Bermain di Stadion Tottenham Hotspur, tim tamu mencetak dua gol melalui Anthony Elanga dan Yoane Wissa. Kekalahan tersebut membuat ribuan pendukung Tottenham meninggalkan stadion sebelum pertandingan berakhir.

Hasil itu sekaligus memperpanjang catatan buruk Tottenham saat bermain kandang di Liga Inggris. Spurs hanya meraih tiga kemenangan dari 23 pertandingan terakhir di stadion mereka.

Tottenham sebelumnya finis di posisi ke-17 pada dua musim beruntun dan nyaris terdegradasi musim lalu. Musim ini diharapkan berbeda setelah klub mengeluarkan lebih dari 300 juta poundsterling pada bursa transfer.

Belanja besar tersebut awalnya ditujukan untuk membawa Tottenham kembali bersaing menuju kompetisi Eropa. Namun, Spurs justru kalah dalam dua laga awal tanpa mencetak gol dan berada di posisi ke-20.

Pelatih Tottenham, Roberto De Zerbi, menilai timnya tampil lebih baik daripada lawan sebelum kebobolan gol pertama. Meski menelan kekalahan, ia mengaku tidak marah dan tidak melihat adanya alasan untuk panik.

“Saya tidak marah, kami bekerja dengan baik dan kurang beruntung dengan hasilnya. Tidak ada kepanikan,” ujar De Zerbi, dikutip dari BBC.

Pelatih asal Italia itu menyebut skuadnya masih memiliki ruang untuk memperbaiki permainan mereka. Namun, ia juga meminta maaf kepada para pendukung atas hasil yang mengecewakan.

“Saya meminta maaf kepada para penggemar atas hasil ini. Kami harus meningkatkan performa, bekerja keras di lapangan, dan menemukan koneksi antarpemain,” katanya.

Sementara itu, mantan kiper Tottenham dan Inggris, Joe Hart, memiliki pandangan berbeda mengenai penampilan Spurs. Ia menilai pendukung mulai mempertanyakan tujuan permainan Tottenham setelah melihat performa tim.

Menurut Hart, perubahan besar di Tottenham membuat para pemain membutuhkan waktu untuk beradaptasi. Ia juga menilai De Zerbi harus segera menemukan keseimbangan skuad karena persaingan Liga Inggris berlangsung sangat cepat.

“Roberto de Zerbi perlu membuat para pemain barunya segera beradaptasi karena Liga Inggris berjalan sangat cepat. Saat ini, timnya terlihat masih ragu dalam menentukan setiap keputusan di lapangan,” kata Hart.

Kekalahan dari Newcastle menambah catatan buruk Tottenham pada awal musim ini. Pada laga pembuka, Spurs takluk 0-3 dari Brentford, membuat mereka terpuruk di dasar klasemen tanpa poin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....