Marten de Roon Ingin Tinggalkan Atalanta, Pilih AS Roma Demi Liga Champions
- 30 Agt 2026 11:32 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Marten de Roon dikabarkan akan meninggalkan Atalanta, pada bursa transfer musim panas 2026 ini. Gelandang berusia 35 tahun tersebut, disebut ingin melanjutkan karier bersama AS Roma sekaligus kembali bekerja di bawah Gian Piero Gasperini.
- Kabar mengenai rencana kepindahan De Roon itu, disampaikan Pakar Transfer Liga Italia, Fabrizio Romano. Menurut Romano, sang pemain telah menyampaikan keinginannya kepada Atalanta untuk bergabung dengan Roma.
- Marten de Roon ingin pindah ke AS Roma. Dia telah memberi tahu Atalanta soal keinginannya bermain di Liga Champions di bawah Gasperini
RRI.CO.ID, Jakarta - Marten de Roon dikabarkan akan meninggalkan Atalanta, pada bursa transfer musim panas 2026 ini. Gelandang berusia 35 tahun tersebut, disebut ingin melanjutkan karier bersama AS Roma sekaligus kembali bekerja di bawah Gian Piero Gasperini.
Kabar mengenai rencana kepindahan De Roon itu, disampaikan Pakar Transfer Liga Italia, Fabrizio Romano. Menurut Romano, sang pemain telah menyampaikan keinginannya kepada Atalanta untuk bergabung dengan Roma.
“Marten de Roon ingin pindah ke AS Roma. Dia telah memberi tahu Atalanta soal keinginannya bermain di Liga Champions di bawah Gasperini,” kata Romano dalam akun X pribadinya, Minggu, 30 Agustus 2026.
De Roon, disebutkan Romano, memiliki hubungan yang cukup panjang dengan Gasperini selama memperkuat Atalanta. Keduanya menjadi bagian penting dalam perjalanan La Dea membangun reputasi sebagai salah satu klub yang mampu bersaing di papan atas Serie A.
Gasperini kemudian, meninggalkan Atalanta dan memilih menangani AS Roma pada musim panas tahun lalu. Pada musim pertamanya, ia berhasil membawa Giallorossi finis di posisi agar bisa tampil di Liga Champions untuk pertama kalinya sejak 2019.
Situasi tersebut diyakini menjadi salah satu alasan De Roon tertarik mengikuti jejak mantan pelatihnya. Kesempatan bermain di kompetisi elite Eropa sekaligus bereuni dengan Gasperini membuat Roma menjadi tujuan yang menarik bagi sang gelandang.
De Roon saat ini masih memiliki kontrak bersama Atalanta hingga pertengahan 2027. Nilai pasarnya diperkirakan berada di angka sekitar 3,2 juta euro, meski nilai transfer sebenarnya masih belum diketahui.
Dengan mempertimbangkan usia serta pengabdian panjang De Roon di Bergamo, biaya kepindahannya berpotensi tidak terlalu besar. Bahkan, transfer tersebut diperkirakan bisa berada pada nilai yang relatif simbolis apabila Atalanta benar-benar memberikan jalan bagi sang pemain pergi.
Kabar transfer De Roon muncul bersamaan dengan langkah Atalanta mendatangkan Franck Kessié. Mantan pemain mereka itu kembali ke Bergamo dan memiliki kemampuan bermain di posisi yang selama ini ditempati De Roon.
Belum diketahui apakah kedatangan Kessié berkaitan langsung dengan rencana kepergian De Roon. Namun, kehadiran gelandang Pantai Gading tersebut memberikan opsi tambahan bagi Atalanta di lini tengah jika De Roon benar-benar hengkang.
Di sisi lain, Roma juga tengah melakukan pembenahan skuad. Klub ibu kota Italia itu telah mencapai kesepakatan dengan RB Leipzig untuk mendatangkan gelandang asal Maroko, Neil El Aynaoui.
El Aynaoui disebut akan bergabung dengan status pinjaman dengan biaya 4 juta euro. Roma juga memiliki opsi untuk mempermanenkannya dengan nilai 25 juta euro (sekitar RpRp515.650.000.000), di luar persentase penjualan kembali.
Kondisi tersebut membuat peluang De Roon menuju Olimpico tetap terbuka. Jika transfer terealisasi, ia akan bergabung dengan lini tengah Roma yang juga dihuni Manu Koné, Bryan Cristante, dan Nicolò Pisilli.
Koné sendiri diperkirakan masih menjadi pilihan utama dalam susunan pemain Roma. De Roon nantinya harus bersaing untuk mendapatkan tempat di lini tengah tim asuhan Gasperini.
Kepindahan tersebut sekaligus akan menandai berakhirnya salah satu era penting dalam sejarah modern Atalanta. De Roon telah memainkan 445 pertandingan bersama La Dea dan menjadi pemain dengan jumlah penampilan terbanyak dalam sejarah klub.
Selama berada di Bergamo, De Roon berkembang menjadi salah satu simbol Atalanta. Karena itu, kepergiannya menuju Roma bukan sekadar perpindahan pemain, tetapi juga berakhirnya perjalanan seorang legenda yang telah memberikan kontribusi besar bagi klub.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....