Shin Tae-yong Transformasi Gaya Bermain Timnas Indonesia
- 07 Jan 2025 19:42 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Shin Tae-yong kini sudah tidak lagi menjadi pelatih kepala Timnas Indonesia. Pelatih asal Korea Selatan meninggalkan banyak jasa, salah satunya telah mentransformasi gaya bermain Skuad Garuda.
PSSI resmi memutus kontrak Shin Tae-yong sebagai pelatih kepada Timnas Indonesia pada Senin (6/1/2025). Hingga saat ini, PSSI belum mengumumkan secara resmi sosok pengganti STY untuk melatih Jay Idzes dkk.
STY telah membawa perubahan gaya bermain Timnas Indonesia ke arah yang positif. Pelatih berusia 54 tahun itu mengajarkan sepak bola modern dan gaya bermain 'build-up' saat melatih Skuad Garuda.
“Ada beberapa karakteristik yang dimiliki sepak bola modern yang baik, kami ingin mengikuti kecenderungan sepak bola modern itu. Kami mencoba mengikutinya, dengan bukan hanya berfokus pada pertahanan, melainkan juga fokus pada build-up (menyerang) dan lainnya,” ucap Shin saat menangani Timnas Indonesia di ajang Piala Asia 2023 di Qatar Januari 2024 silam.
"Kalau kami cuma bermain di belakang dan fokus pada pertahanan, saya pikir sepak bola Indonesia tidak akan berkembang. Taktik kami ini berfokus pada upaya mengembangkan sepak bola Indonesia, bukan semata-mata tertuju pada hasil,” katanya menambahkan.
Selama melatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong kerap menggunakan taktik tiga bek tengah dalam formasi 3-4-3 atau 3-5-2. Formasi ini bisa dengan mudah bertransisi ke dalam skema 5-4-1 atau 5-3-2 ketika dalam posisi bertahan.
STY selalu menerapkan skema yang terbuka, yakni para pemain yang dalam posisi berdekatan dapat saling bertukar tanggung jawab posisi selama pertandingan. Skema ini dalam segi bertahan akan menutup celah dan ruang bagi lawan sekecil mungkin, lalu dalam skema menyerang para pemain dituntut untuk lebih atraktif.
Selain itu dalam skema STY, pemain dituntut untuk bermain lebih efektif dengan dapat mengkonversikan gol dalam peluang dengan persentase sekecil mungkin. STY juga mengungkapkan para penyerangnya tak ditekankan untuk menjadi pencetak gol, namun setiap pemain dari lini kedua juga bisa mencetak gol.
STY juga mengubah gaya bermain timnas Indonesia yang sebelumnya bermain mengandalkan kecepatan dan umpan panjang. Kini, pelatih asal Korea Selatan itu menekankan anak asuhnya agar bisa membangun serangan atau 'bulid-up' dari kaki ke kaki.
Melansir dari lama Total Football, gaya bermain build up dalam sepak bola adalah teknik mendasar untuk menguasai bola dengan umpan-umpan pendek. Namun, dalam pertandingan bisa dikombinasikan dengan direct ke depan, atau long pass yang tujuannya adalah untuk membangun serangan.
Gaya bermain sepak bola modern seperti ini banyak dimaikan oleh klub-klub dan negara top Eropa, bahkan dunia. Salah satu pelatih yang terkenal menerapkan gaya bermain ini adalah Pep Guardiola yang telah mencapai banyak kesuksesan bersama Barcelona, Bayern Munich, dan Manchester City.
Kini, menarik untuk menantikan perkembangan Timnas Indonesia setelah ditinggal oleh Pelatih Shin Tae-yong. Sosok yang akan menggantikannya diharapkan mampu membawa Skuad Garuda terbang lebih tinggi lagi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....