Penyelesaian Akhir Madura United Masih Lemah

  • 11 Des 2024 10:48 WIB
  •  Sumenep
KBRN, Sumenep : Sulitnya meraih kemenangan juga disebabkan karena belum maksimalnya penyelesaian akhir pemain Madura United dalam pertandingan.

Hal tersebut diungkapkan pelatih Madura United Paulo Menezes setelah mengalami kekalahan atas Semen Padang di pekan ke 14 Liga 1 lalu.

Sejumlah peluang yang diciptakan pemain Madura United sering terbuang atau dimentahkan oleh barisan pertahanan lawan sehingga membuat tim kesulitan mendapatkan poin.

Menezes mengatakan dalam sesi latihan, para pemain mendapatkan porsi untuk penyelesaian akhir guna mengatasi hal tersebut, namun situasinya berbeda saat dalam pertandingan.

" Kami punya kesulitan saat mencetak gol, saya katakan sebelum pertandingan. Ketika menciptakan peluang, kami kurang efisien untuk mencetak gol. Kami latihan setiap hari, hampir setiap latihan finishing, crossing, shoot, untuk bereaksi di kotak penalti dan itu terekam semua. Tapi dalam pertandingan mereka sulit mencetak gol" jelas Menezes, Rabu (11/12/2024).

Sepanjang 14 laga di kompetisi musim ini, Madura United mencetak 13 gol dan menjadi tim dengan kemasukan terbanyak yakni 28 gol ke gawang laskar Sape Kerrab.

Catatan ini harus segera dibenahi karena posisi Madura United sangat berbahaya dan berada sebagai juru kunci klasemen sementara Liga 1 dengan 6 poin.

Terlebih di laga mendatang, Laskar Sape Kerrab akan menghadapi tuan rumah Borneo FC di Stadion Batakan dengan peringkat yang berada jauh diatasnya sehingga membutuhkan ekstra kerja keras untuk mendapatkan poin.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....