Banjir di Kubar Makin Meluas, Tujuh Kecamatan Kini Terendam
- 19 Apr 2025 17:39 WIB
- Sendawar
KBRN, Sendawar : Bencana banjir di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, kian meluas. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Barat melaporkan bahwa jumlah kecamatan yang terdampak banjir kini meningkat menjadi tujuh wilayah. Yakni kecamatan Long Iram, Tering, Melak, Mook Manar Bulatn, Damai, Muara Lawa dan Muara Pahu.
Kepala Pelaksana BPBD Kutai Barat, Bahtiar, mengatakan kawasan yang terendam berada di sepanjang bantaran Sungai Mahakam dan Sungai Kedang Pahu.
“Memang ada tujuh kecamatan yang berada di bantaran sungai Mahakam dan Kedang Pahu itu yang selalu jadi langganan banjir saat musim hujan. Ada beberapa wilayah yang kita arahkan untuk direlokasi, tetapi banyak masyarakat yang enggan meninggalkan tempat mereka di pinggir Mahakam,” kata Bahtiar, Sabtu (19/4/2025).
BACA JUGA:
Bupati Kubar Tinjau Kondisi Banjir di Muara Lawa
Menurutnya, peningkatan debit air sungai disebabkan oleh curah hujan yang masih tinggi dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini memicu luapan air ke permukiman warga serta lahan pertanian di sejumlah kecamatan dengan ketinggian antara 1-2 meter.
Bahtiar pun menghimbau warga agar tetap siaga menghadapi potensi banjir susulan. “Kami mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi resmi dan segera mengungsi jika air mulai naik ke wilayah rumah mereka,” ujarnya.
“Dan memang masyarakat kita ini sudah siap jika banjir, seperti membuat andang-andang tinggi untuk menyelamatakan barang berharaga atau menaikan posisi lantai sehingga mereka jarang mengungsi walaupun airnya sudah masuk rumah,” tambah Bahtiar.
BACA JUGA:
Banjir di Kutai Barat Melanda Lima Kecamatan
Hingga kini, tim gabungan dari BPBD, TNI/Polri, serta relawan masih melakukan pemantauan dan evakuasi di lokasi-lokasi yang paling terdampak. Seperti kecamatan Muara Lawa dan kecamatan Damai.
Tim gabungan juga terus mendata jumlah korban bencana banjir di seluruh kecamatan. Bantuan sosial juga mulai disalurkan kepada warga yang paling terkena imbas bencana banjir.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....