Unwahas Kembali Adakan Program Praktisi Mengajar
- 06 Mei 2023 12:35 WIB
- Semarang
KBRN, Semarang : Implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) dengan capaiannya sangat baik. Untuk itu, Unwahas kembali melaksanakan program Praktisi Mengajar batch 2 Kemendikbudristek RI yang diikuti beberapa program studi seperti Hubungan Internasional, Ilmu Politik, Farmasi, Ekonomi Islam, Akuntansi, Manajemen, PJKR, Teknik Informatika, Teknik Kimia, dan Teknik Mesin.
Ketua Gusus MBKM Universitas Wahid Hasyim, Anna Yulia Hartati SIP MA menyebutkan, program Praktisi Mengajar merupakan bagian dari Program MBKM.
“Tentunya agenda ini juga bertujuan untuk mencetak lulusan Perguruan Tinggi yang siap masuk ke dunia kerja. Unwahas sudah melaksanakan program Praktisi Mengajar sejak program ini di luncurkan oleh Kemendikbudristek yaitu Batch I tahun 2022 berjumlah 11 kelas kolaborasi dan meningkat di batch II tahun 2023 berjumlah 44 kolaborasi yang lolos program ini baik secara daring maupun luring,” terangnya.
Sementara program Praktisi Mengajar yang telah berlangsung saat ini adalah program studi Hubungan Internasional yang menghadirkan praktisi profesional seperti Diplomat Kemenlu RI, Bharata SE MM, Staff Ahli INGO Global Peace Foundation Isman Habibillah SIP, serta Library Assistant di Edith Cowan University Australia, Sugiyanto SS MCom PhD (Cand).
Sedangkan Program Studi Ilmu Politik berkolaborasi dengan Praktisi bidang Pemerintahan Andri Mukti Sasongko SSTP MSi, Program Studi Manajemen berkolaborasi dengan PT Pertamina, Muhammad Toha dan Kholid Ashari, serta prodi Teknk Mesin, Teknik Informatika, Teknik Kimia dan Farmasi sudah memulai kolaborasi di minggu ini.
“Program ini mendorong kolaborasi aktif praktisi ahli dengan dosen perguruan tinggi agar tercipta pertukaran ilmu dan keahlian yang mendalam,” tegasnya.
Program Praktisi mengajar yang dimulai dari bulan Mei hingga Juni 2023 tersebut akan dilakukan dalam mata kuliah yang disampaikan di ruang kelas baik secara luring maupun daring. Anna Yulia Hartati, S.IP.,MA menambahkan jika perkuliahan tersebut akan menjadi berbeda, karena Praktisi Mengajar akan menyediakan ruang kolaborasi antara dosen dan praktisi yang memiliki pengalaman industri “program ini dapat menjadi pelengkap kurikulum yang telah berjalan dan melengkapi keterampilan atau pengalaman yang dibutuhkan Mahasiswa” pungkasnya.
Sementara itu Wakil Rektor 1 Bidang Akademik, Dr Andi Purwono MSi mendukung penuh kegiatan Praktisi Mengajar di Universitas Wahid Hasyim.
“Tentunya kami mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Universitas Wahid Hasyim. Kami berharap Mahasiswa dapat menyerap penuh pengalaman yang dibagikan oleh praktisi untuk bekal setelah Lulus” jelasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....