Perselingkuhan, Porno Aksi Sang Ibu Menjadikan Ramabargawa Brutal

  • 05 Jul 2024 19:37 WIB
  •  Semarang

KBRN, Semarang: Ramabargawa adalah putra Resi Jamadagni hidup sebelum zaman Ramayana. Suatu ketika atas perintah sang ayah, ia menghukum ibunya, Renuka yang selingkuh dengan seorang punggawa kerajaan Maespati bernama Citrarata.

Bahkan perselingkuhan ibunya tak hanya dengan sang raja namun juga melayani para pejabat negara. Karena memergoki porno aksi ibunya, Ramabargawa menjadi sangat membenci kaum ksatria dan membunuh semua pejabat yang menyelingkuhi ibunya.

Ia menjadi sosok yang sangat ditakuti dan selalu membawa kapak serta busur panah yang luar biasa besarnya. Banyak ksatria yang tewas di tangannya.

Setelah lanjut usia, ia menginginkan mati namun dewa memberinya petunjuk bahwa hanya titisan Wisnu yang mampu menjemput nyawanya. Ramabargawa kemudian menantang titisan Wisnu, Prabu Arjunasasrabahu yang kala itu sedang sedih karena kehilangan patihnya akibat ulah Rahwana.

Alih-alih gugur, justru Arjunasasrabahu yang tewas di tangannya. Ia pun mengutuk dewa hingga akhirnya Bathara Narada turun dan memberi petunjuk kepadanya bahwa saat itu Wisnu sudah tidak menitips lagi kepada Arjunasasrabahu, melainkan ke Prabu Rama Wiajay dari Ayodya.

Akhir hayat Ramabargawa dikisahkan saat ia terkena senjata guawijaya milik Rama Wijaya. Menurut Kitab Mahabarata, Ramabargawa juga titisan Wisnu dan merupakan makhluk abadi.

Setelah wafat, Ramabargawa diangkat menjadi dewa berama Ramaparasu. Pada zaman selanjutnya ia menjadi guru Karna dan turut serta sebagai saksi saat Kresna menjadi duta para Pandawa membawa pesan damai kepada Kurawa.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....