Super Apps Wondr Gantikan Aplikasi Mobile Banking BNI
- 06 Jul 2024 07:44 WIB
- Samarinda
KBRN, Jakarta : PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, atau BNI, resmi meluncurkan aplikasi super terbaru bernama Wondr by BNI. Melalui aplikasi ini, BNI menargetkan pertumbuhan tabungan meningkat hingga 30 persen.
Direktur Utama BNI, Royke Tumilaar, menyatakan bahwa Wondr by BNI hadir sebagai solusi bagi masyarakat Indonesia untuk mengelola keuangan dengan lebih terencana melalui fitur 3 Dimensi Keuangan: Transaksi, Insight, dan Growth.
"Kami berharap pertumbuhan tabungan bisa mencapai 20-30 persen. Ke depan, harusnya lebih baik," ujar Royke saat peluncuran aplikasi di Menara BNI, Jakarta Pusat, Jumat (5/7/2024), dalam rilis yang diterima RRI.
Royke menjelaskan bahwa Wondr by BNI adalah salah satu strategi BNI untuk meningkatkan dana murah atau Current Account Saving Account (CASA). Langkah ini penting untuk mendukung keberlanjutan perbankan di tengah tantangan ekonomi.
"Salah satu pilar fundamental yang kami ubah adalah platform retail menjadi super apps ini. Super apps ini bukan hanya untuk kepentingan kami, tapi juga untuk nasabah, memberikan kenyamanan dan perencanaan keuangan," ujarnya.
Pengguna BNI Mobile Banking saat ini hampir mencapai 16 juta. Dengan hadirnya Wondr by BNI, Royke berharap pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai 9-10 persen, serta peningkatan jumlah transaksi.
Seiring dengan peluncuran aplikasi ini, BNI juga berencana menutup BNI Mobile Banking sebagai bagian dari langkah efisiensi perusahaan.
"Kami berharap pengguna segera beralih. Dalam enam bulan, mobile banking yang lama harus tutup. Kami tidak akan menggunakan dua platform," kata Royke.
Direktur Technology and Operations BNI, Toto Prasetio, menambahkan bahwa perbedaan utama antara Wondr by BNI dengan BNI Mobile Banking adalah fitur 3 Dimensi Keuangan.
"Di aplikasi Wondr by BNI ada 3 Dimensi: insight, transaksi, dan growth," ujar Toto.
Fitur dimensi transaksi memudahkan nasabah dalam bertransaksi harian dengan cepat dan mudah. Sedangkan dimensi insight memberikan edukasi kepada nasabah untuk memahami dan merencanakan keuangan mereka, serta memantau dan menganalisis keuangan harian.
"Nasabah bisa melihat apa yang mereka dapatkan sebulan dan bagaimana pengeluaran mereka. Ini membantu dalam manajemen keuangan," ujar Toto.
Dimensi growth berfokus pada perencanaan masa depan dengan menyediakan berbagai produk finansial sesuai kebutuhan nasabah, seperti investasi dan tabungan.
Direktur Utama BNI, Royke Tumilaar, menyatakan bahwa Wondr by BNI hadir sebagai solusi bagi masyarakat Indonesia untuk mengelola keuangan dengan lebih terencana melalui fitur 3 Dimensi Keuangan: Transaksi, Insight, dan Growth.
"Kami berharap pertumbuhan tabungan bisa mencapai 20-30 persen. Ke depan, harusnya lebih baik," ujar Royke saat peluncuran aplikasi di Menara BNI, Jakarta Pusat, Jumat (5/7/2024), dalam rilis yang diterima RRI.
Royke menjelaskan bahwa Wondr by BNI adalah salah satu strategi BNI untuk meningkatkan dana murah atau Current Account Saving Account (CASA). Langkah ini penting untuk mendukung keberlanjutan perbankan di tengah tantangan ekonomi.
"Salah satu pilar fundamental yang kami ubah adalah platform retail menjadi super apps ini. Super apps ini bukan hanya untuk kepentingan kami, tapi juga untuk nasabah, memberikan kenyamanan dan perencanaan keuangan," ujarnya.
Pengguna BNI Mobile Banking saat ini hampir mencapai 16 juta. Dengan hadirnya Wondr by BNI, Royke berharap pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai 9-10 persen, serta peningkatan jumlah transaksi.
Seiring dengan peluncuran aplikasi ini, BNI juga berencana menutup BNI Mobile Banking sebagai bagian dari langkah efisiensi perusahaan.
"Kami berharap pengguna segera beralih. Dalam enam bulan, mobile banking yang lama harus tutup. Kami tidak akan menggunakan dua platform," kata Royke.
Direktur Technology and Operations BNI, Toto Prasetio, menambahkan bahwa perbedaan utama antara Wondr by BNI dengan BNI Mobile Banking adalah fitur 3 Dimensi Keuangan.
"Di aplikasi Wondr by BNI ada 3 Dimensi: insight, transaksi, dan growth," ujar Toto.
Fitur dimensi transaksi memudahkan nasabah dalam bertransaksi harian dengan cepat dan mudah. Sedangkan dimensi insight memberikan edukasi kepada nasabah untuk memahami dan merencanakan keuangan mereka, serta memantau dan menganalisis keuangan harian.
"Nasabah bisa melihat apa yang mereka dapatkan sebulan dan bagaimana pengeluaran mereka. Ini membantu dalam manajemen keuangan," ujar Toto.
Dimensi growth berfokus pada perencanaan masa depan dengan menyediakan berbagai produk finansial sesuai kebutuhan nasabah, seperti investasi dan tabungan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....