Jum'at Curhat, Wakapolres Meranti Rangkul Sesepuh Paguyuban Pujakesuma
- 26 Jan 2024 15:53 WIB
- Bengkalis
KBRN, Meranti; Jelang Pemilu 2024, Polres Kepulauan Meranti melaksanakan Cooling Sistem Jum'at Curhat bersama paguyuban Pujakesuma Kabupaten Kepulauan Meranti di Kecamatan Tebing Tinggi, Jum'at (26/1/2024).
Hadir , Kapolres Kep.Meranti AKBP Kurnia Setyawan, S.H,.S.I.K, para Pejabat Utama dan Ketua Paguyuban Pujakesuma Kepulauan Meranti Muhammad Yasir, S.Pd, tokoh pejuang Kabupaten Kepulauan Meranti, personil Polres Kepulauan Meranti, para pengurus Paguyuban Pujakesuma Kepulauan Meranti.
Sementara itu Wakapolres Kepulauan Meranti Kompol Dodi Zulkarnain Hasibuan, S.E,.M.H, mengungkapkan, terkait personil Polres Kepulauan Meranti yang berkendara dengan kecepatan tinggi Ia memohon maaf kepada masyarakat dan akan menindak lanjuti dan akan memberi sanksi terhadap personil yang berkendara yang ugal ugalan di Jalan Raya yang bisa membahayakan pengendara lainnya.
Dikatakan ,untuk Pembuatan SIM dan syarat syarat nya itu bisa untuk Langsung datang ke kantor Lantas Polres Kep.Meranti dengan Melengkapi Administrasi seperti KTP, Surat Kesehatan Jasmani maupun Rohani dari Dokter.
"Untuk Festival Cian Cui di Kabupaten Kepulauan Meranti belum ada Informasi lebih lanjut sampai saat ini dan masih dirapatkan oleh Pemkab Meranti dan Polres Kepulauan Meranti mengingat berdekatan dengan pelaksanaan pemilu tahun 2024," Katanya
Mengingat sudah memasuki tahapan tahapan inti pemilu yaitu putaran kampanye terbatas maupun rapat umum tentunya perlu dukungan semua pihak, Dirinya berharap agar semua tahapan berjalan lancar. "Mari bersama-sama kita mendo'akan keselamatan dan kesuksesan pemilu yang aman dan damai di Kabupaten Kepulauan Meranti,"ujarnya.
Diharapkan, kepada paguyuban Pujakesuma agar tidak mudah terprovokasi dengan berita hoax menjelang pelaksanaan pemilu 2024 aman dan damai.
"Terkait Banyak nya penebangan kayu secara Ilegal di Kabupaten Kepulauan Meranti oleh pihak yang tidak bertanggung jawab kami dari Kepolisian terus melakukan Himbauan kepada Masyarakat dan penindakan terhadap para Penebang Kayu yang di lakukan Secara Ilegal (Ilegal Logging),"ungkapnya.(rilis)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....