BPBD Kerahkan Sembilan Armada Tangani Kebakaran Pabrik Percetakan di Tangerang

  • 06 Okt 2026 15:16 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kebakaran melanda pabrik percetakan kertas dan packaging milik PT Respati Kemasindah di Desa Pasir Gadung, Cikupa, Kabupaten Tangerang
  • Sebanyak sembilan kendaraan pemadam diterjunkan untuk memadamkan amukan si jago merah yang telah menghanguskan dua gedung utama

RRI.CO.ID, Tangerang - Kebakaran melanda pabrik percetakan kertas dan packaging milik PT Respati Kemasindah di Desa Pasir Gadung, Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten. Sebanyak sembilan kendaraan pemadam diterjunkan untuk memadamkan amukan si jago merah yang telah menghanguskan dua gedung utama.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik mengatakan mobil pemadam milik BPBD sudah dikerahkan untuk menjinakkan api. Dimana kebakaran melanda pabrik percetakan kertas dan packaging milik PT Respati Kemasindah di Cikupa.

Taufik menyatakan upaya pemadaman saat ini masih berlangsung dan petugas terus melakukan penyemprotan pada titik kobaran api. "Total sementara ada sebanyak sembilan unit armada damkar yang kami kerahkan, diantaranya dari Mako Curug tiga unit, Pasar Kemis satu unit, Tigaraksa dua unit, Balaraja satu unit, Rajeg satu unit, dan Kelapa Dua satu unit," ujarnya, Selasa 6 Oktober 2026.

Untuk peristiwa kebakaran, kata dia, terjadi sejak pukul 11.06 WIB. Unit Pusdalops BPB) menerima laporan darurat dari seorang pelapor. "Kemudian, kami langsung bergerak cepat dengan mengerahkan kekuatan penuh ke lokasi kejadian," ucapnya.

Ia mengatakan hingga kini petugas gabungan pemadam kebakaran masih berjibaku memadamkan kobaran api di lokasi pabrik. Pasalnya, situasi dilapangan dilaporkan masih dalam status merah dan proses penanganan aktif terus berlangsung.

"Api masih berkobar dan asap hitam membumbung tinggi. Api juga sudah melalap dua bangunan utama dalam pabrik," kata dia.

Dalam hal ini BPBD juga memastikan belum ada laporan atau temuan mengenai adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut. "Untuk laporan korban saat ini masih nihil," ucapnya.

Sementara itu untuk kepastian penyebab kebakaran serta total kerugian dan luas area yang terdampak belum dapat dipastikan, karena petugas masih fokus pada upaya pemadaman dan pendinginan.

"Perkembangan situasi selanjutnya akan segera kami laporkan kembali," kata dia.

Salah satu warga sekitar, Sahroni mengutarakan bila saat asap hitam mulai membumbung tinggi, karyawan seluruhnya berhamburan keluar. Diduga api berasal dari area printing.

"Semua karyawan panik dan berhamburan keluar pabrik. Semoga semuanya selamat dan tidak ada korban jiwa," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....