Pemkab Bekasi Targetkan Investasi Rp70 Triliun pada 2026
- 11 Sep 2026 21:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Target tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus membuka semakin banyak peluang kerja bagi masyarakat.
- Target tersebut sangat memungkinkan mengingat Kabupaten Bekasi merupakan salah satu pusat industri terbesar di Asia Tenggara dengan aktivitas perusahaan yang sangat besar
RRI.CO.ID, Kabupaten Bekasi - Pemkab Bekasi menargetkan investasi sebesar Rp70 triliun masuk ke Kabupaten Bekasi pada 2026. Target tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja.
Menurutnya, target investasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah. Selain itu, peningkatan investasi diharapkan membuka lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat.
"Sekarang Kabupaten Bekasi ini sudah masuk investasi Rp50 triliun. Saya punya target Rp70 triliun akan masuk ke Kabupaten Bekasi," katanya saat menghadiri Konsolidasi Akbar Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) di Kabupaten Bekasi, Jumat, 11 September 2026.
Asep mengatakan target tersebut sangat memungkinkan untuk dicapai. Menurutnya, Kabupaten Bekasi merupakan salah satu pusat industri terbesar di Asia Tenggara dengan aktivitas perusahaan yang sangat besar.
Kondisi tersebut, kata dia, menjadi modal penting untuk menarik investasi baru ke Kabupaten Bekasi. Selain itu, sejumlah kawasan industri menjadi salah satu penggerak utama perekonomian daerah.
Karena itu, Asep menilai keberlangsungan investasi berkaitan erat dengan terciptanya situasi daerah yang aman dan kondusif. Menurutnya, kondisi Kabupaten Bekasi turut berpengaruh terhadap stabilitas kawasan sekitarnya.
"Kalau Bekasi goyang, kita tidak tahu ibu kota seperti apa. Makanya benar-benar dijaga kondusif," katanya.
Untuk mendukung target investasi tersebut, Pemkab Bekasi berkomitmen membangun hubungan industrial yang sehat dan berkeadilan. Pemerintah daerah memandang pekerja sebagai mitra strategis dalam menjaga pertumbuhan ekonomi dan keberlangsungan dunia usaha.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....