Akses Wisata Bromo via Jemplang Ditutup usai Kebakaran Sabana Pengol

  • 11 Sep 2026 16:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Akses wisata Bromo melalui Jemplang ditutup setelah kebakaran terjadi di kawasan Sabana Pengol.
  • Wisatawan masih dapat masuk melalui Cemorolawang dan Wonokitri, tetapi kunjungan dibatasi sampai lautan pasir.
  • Jalur transportasi Malang-Lumajang melalui Poncokusumo dan Senduro tetap dapat dilalui masyarakat.

RRI.CO.ID, Jakarta - Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru menutup akses wisata Gunung Bromo melalui Jemplang setelah kebakaran Sabana Pengol. Penutupan berlaku sejak Kamis sepuluh September dua ribu dua puluh enam untuk mendukung penanganan dan menjaga keamanan pengunjung.

Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan penutupan dilakukan selama proses pemadaman dan penanganan kebakaran berlangsung tersebut. Koordinasi bersama tim gabungan terus dilakukan untuk menentukan perkembangan kondisi keamanan kawasan terdampak sebelum akses wisata kembali dibuka.

"Untuk kelancaran upaya penanganan dan pemadaman serta memperhatikan keamanan pengunjung, kunjungan melalui Jemplang ditutup bagi pengunjung. Penutupan tersebut belum memiliki batas waktu karena petugas masih mengevaluasi kondisi kawasan terdampak kebakaran secara berkala di lapangan," katanya dalam keterangan pers yang diterima RRI, Jumat, 11 September 2026.

Ia menjelaskan wisatawan tetap dapat memasuki kawasan Bromo melalui pintu Cemorolawang di Probolinggo dan Wonokitri di Kabupaten Pasuruan. Namun, wisatawan hanya diperbolehkan berkunjung sampai lautan pasir karena area Sabana Lembah Watangan masih ditutup untuk pengunjung sementara.

"Akses menuju lokasi kebakaran hanya diperuntukkan bagi petugas, mitra, dan relawan yang terlibat dalam penanganan serta pemadaman," ujarnya. Menurutnya, pembatasan itu diberlakukan agar aktivitas penanganan kebakaran berlangsung aman tanpa mengganggu pekerjaan petugas dan relawan di lapangan.

Balai Besar TNBTS memastikan jalur transportasi Malang-Lumajang melalui Poncokusumo dan Senduro tetap dapat dilalui masyarakat setempat setiap hari. Pengendara tetap bisa menggunakan jalur tersebut, sementara akses Jemplang menuju kawasan terdampak masih ditutup hingga kondisi dinyatakan aman.

Kebijakan tersebut diterapkan untuk menjaga keselamatan wisatawan sekaligus memberikan ruang bagi petugas melakukan penanganan kebakaran secara maksimal. Balai Besar TNBTS akan mengevaluasi situasi bersama tim gabungan sebelum menentukan pembukaan kembali akses wisata melalui Jemplang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....