BMKG: Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar hingga Teluk Lampung
- 09 Sep 2026 12:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau terpantau menyebar hingga sebagian Teluk Lampung pada ketinggian 7.000 kaki.
- Sebaran abu bergerak ke arah barat laut, sehingga masyarakat Lampung Selatan diminta tetap waspada dan mengikuti informasi resmi.
- Gunung Anak Krakatau kembali erupsi pada Rabu dini hari selama 28 detik, dengan amplitudo maksimum 51 mm.
RRI.CO.ID, Jakarta - Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau kini menyebar ke sebagian teluk Lampung. BMKG melaporkan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau tersebut setinggi 7000 kaki.
"BMKG memantau sebaran debu vulkanik Gunung Anak Krakatau (klaster hingga 7000 kaki). Teramati mencakup sebagian Teluk Lampung," kata BMKG dalam akun Instagram resminya, Rabu, 9 September 2026.
Data tersebut berdasarkan analisis citra RGB Himawari-9 pada 9 September pukul 07.00 WIB. BMKG melaporkan teridentifikasi sebaran debu vulkanik Gunung Anak Krakatau pada ketinggian hingga 7.000 kaki atau 2,1 km.
Dilaporkan bahwa abu vulkanik tersebut bergerak ke arah barat laut dan mencakup sebagian Teluk Lampung. Masyarakat, khususnya di sekitar Lampung bagian selatan diimbau tetap waspada, tidak panik, serta mengikuti informasi resmi BMKG, PVMBG/Badan Geologi.
Gunung Anak Krakatau kembali erupsi pada tengah malam dengan durasi 28 detik, adapun tinggi kolom erupsi tidak teramati. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 51 Mm dan durasi 28 detik.
"Terjadi erupsi Gunung Anak Krakatau pada hari Rabu, 09 September 2026. Erupsi terjadi pada pukul 00:47 WIB," tulis PVMBG dalam akun instagram resminya, Rabu, 9 September 2026.
Masyarakat diimbau untuk berhati-hati terhadap dampak kesehatan dan jarak pandang saat berkendara. Hal ini dikarenakan hujan abu vulkanik masih menyelimuti wilayah Lampung.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....