Erupsi Krakatau Dinilai Jadi Pelajaran untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan Siswa
- 07 Sep 2026 20:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau dijadikan momentum untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana di kalangan siswa sekolah.
- Wakil Kepala SMPN 1 Parung Bidang Humas menekankan bahwa keselamatan dan kesehatan harus menjadi prioritas utama dalam penanganan situasi ini.
- Sekolah berkomitmen untuk tetap memberikan hak anak mendapatkan pendidikan sambil menjaga keselamatan dan kesehatan mereka di tengah situasi bencana.
RRI.CO.ID, Bogor - Situasi sebaran abu vulkanik akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau menjadi momentum meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana kepada siswa. Wakil Kepala SMPN 1 Parung Bidang Humas, Yulia Sulastri mengatakan keselamatan dan kesehatan harus menjadi prioritas.
“Yang paling utama adalah keselamatan dan kesehatan harus menjadi prioritas. Tentunya tanpa mengabaikan hak anak untuk mendapatkan pendidikan,” kata Yulia kepada RRI.CO.ID, Senin, 7 September 2026.
Menurutnya, situasi tersebut juga menunjukkan bahwa proses belajar tidak selalu harus berlangsung di dalam kelas. Dalam kondisi tertentu, siswa perlu mampu beradaptasi dengan teknologi maupun keadaan lingkungan.
Yulia mengatakan peristiwa tersebut sekaligus menjadi pengingat pentingnya meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana. Mengajarkan siswa untuk menjaga kebersihan lingkungan, menggunakan masker ketika diperlukan, serta mengikuti informasi dan arahan dari pihak berwenang.
Bagi sekolah, kondisi tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama antara sekolah, orang tua, pemerintah dan masyarakat. “Kita belajar bahwa menghadapi bencana membutuhkan kepedulian dan gotong royong dari semua pihak,” ujarnya.
Yulia menegaskan kondisi bencana tidak boleh menghambat pendidikan anak. Jika terdapat siswa yang mengalami kendala mengikuti pembelajaran secara daring, guru akan berkomunikasi langsung dengan siswa maupun orang tua untuk mencari solusi.
Yulia mengatakan langkah tersebut dilakukan agar kondisi bencana tidak menjadi alasan terhentinya proses pendidikan siswa. Kebijakan PJJ sendiri diterapkan mengikuti arahan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor sebagai upaya menjaga keselamatan dari dampak sebaran abu vulkanik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....