Karhutla Merembet ke Jalur Pendakian, Wisata TWA Kawah Ijen Ditutup Sementara

  • 05 Sep 2026 08:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur menutup sementara kunjungan wisata ke kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen.
  • Penutupan tersebut diumumkan melalui surat BBKSDA Jawa Timur tertanggal 4 September 2026.
  • Kebijakan itu diambil untuk meminimalisasi risiko terhadap keselamatan pengunjung akibat kebakaran yang terjadi di kawasan tersebut.

RRI.CO.ID, Banyuwangi - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur menutup sementara kunjungan wisata ke kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen, Kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso. Hal ini, menyusul terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kian meluas.

Penutupan tersebut diumumkan melalui surat BBKSDA Jawa Timur tertanggal 4 September 2026. Kebijakan itu diambil untuk meminimalisasi risiko terhadap keselamatan pengunjung akibat kebakaran yang terjadi di kawasan tersebut.

"Dalam rangka meminimalisir risiko pengunjung. Maka, dilakukan penutupan kegiatan kunjungan di kawasan TWA Kawah Ijen hingga waktu tidak ditentukan," demikian bunyi surat pengumuman yang ditandatangani Kepala BBKSDA Jatim, Nur Patria Kurniawan.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyuwangi Partana mengatakan, kobaran api telah merembet mendekati kawasan Pondok Bunder. Ini merupakan salah satu jalur pendakian menuju Kawah Ijen.

Kondisi tersebut membuat jalur pendakian ditutup sementara demi keselamatan wisatawan maupun petugas yang melakukan penanganan karhutla. Untuk memperkuat pengawasan, BPBD Banyuwangi juga menyiapkan pos pemantauan karhutla di kawasan Paltuding.

Pos tersebut didukung mobil pemadam kebakaran, kendaraan operasional BPBD, serta sejumlah personel. "Selain penanganan dari darat, BPBD Banyuwangi juga berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Jawa Timur untuk membahas kemungkinan penanganan melalui jalur udara," kata Partana.

Menurut Partana, upaya pemadaman di kawasan TWA Kawah Ijen menghadapi tantangan karena kondisi medan yang cukup sulit. Sejumlah titik kebakaran berada di kawasan dengan tebing dan jurang curam sehingga menyulitkan kendaraan untuk menjangkau lokasi.

Untuk mendukung pemadaman dari darat, petugas telah menyiapkan sekitar 15 unit jet pump, dengan kemampuan jangkauan semprotan air sekitar 15 meter. "Petugas juga telah menyiapkan sekitar 15 unit jet pump dengan kemampuan jangkauan semprotan sekitar 15 meter," ujarnya.

Penutupan kawasan TWA Kawah Ijen akan berlangsung hingga waktu yang belum ditentukan. Pembukaan kembali kunjungan akan menyesuaikan dengan kondisi keamanan dan hasil penanganan karhutla di kawasan tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....