Pemkab Bekasi Targetkan 800 Hektar Sawah Kekeringan di Pebayuran Terairi
- 03 Sep 2026 01:26 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Normalisasi diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pengerukan saja.
- Normalisasi diharapkan dapat segera mengatasi persoalan kekeringan yang dialami sejumlah lahan persawahan di Pebayuran.
RRI.CO.ID, Kabupaten Bekasi- Pemkab Bekasi menargetkan 800 hektar sawah di Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi yang mengalami kekeringan segera terairi. Hal ini seiring dengan dilakukannya proses normalisasi saluran irigasi Bendung Kedung Gede (BKG) yang sedang dalam proses pekerjaan.
Camat Pebayuran, Hasyim Adnan Adha mengatakan, normalisasi diharapkan dapat segera mengatasi persoalan kekeringan yang dialami sejumlah lahan persawahan. Khususnya yang berada di wilayah desa bagian ujung Kecamatan Pebayuran.
“Sasaran sekarang ini memang yang kita tuju adalah mengairi lahan persawahan yang ada di desa terujung dari Kecamatan Pebayuran. Kurang lebih ada sekitar 700 sampai 800 hektare yang saat ini kondisinya kekeringan,” katanya, Rabu, 2 September 2026.
Menurutnya optimalisasi saluran irigasi juga berpotensi memberikan manfaat lebih luas. Khususnya bagi lahan pertanian di seluruh Kecamatan Pebayuran.
"Saluran tersebut menjadi salah satu sumber utama pengairan lahan pertanian di Kecamatan Pebayuran. Secara keseluruhan dapat mengairi sekitar 5.000 hingga 6.000 hektar sawah," katanya.
Di sisi lain, Hasyim berharap normalisasi tidak berhenti pada kegiatan pengerukan saja. Ia mendorong adanya pemeliharaan saluran irigasi secara rutin oleh instansi yang memiliki kewenangan.
Setelah normalisasi selesai dan aliran air kembali optimal, ia berharap para petani bisa memulai masa menanam. Terutama bagi mereka yang saat ini terdampak kekeringan.
“Insya Allah kalau airnya masuk, petani baru mulai bisa menanam kembali untuk masa tanam kedua. Karena itu kami berharap proses normalisasi yang sudah 50 persen segera rampung," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....