BNPB Catat Hotspot Kalteng Bertambah jadi 876 Titik

  • 30 Agt 2026 17:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kalteng mencatat penambahan hotspot paling signifikan, yakni 876 titik dalam perkembangan terbaru karhutla.
  • Hotspot di Kalbar mencapai 3.824 titik, sementara titik api turun menjadi 16 titik dari sebelumnya 23 titik.
  • Hotspot Kalsel, Riau, dan Sumsel menurun, tetapi beberapa wilayah masih mengalami peningkatan titik api dan jarak pandang rendah.

RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan perkembangan titik panas dan titik api di 6 provinsi yang dilanda karhutla. Penambahan yang paling signifikan terjadi di Kalimantan Tengah (Kalteng).

Plt Kapusdatin BNPB, Berton SP Panjaitan menyampaikan titik panas bertambah lagi di Kalimantan Barat. Total ada 3.824 titik panas di provinsi tersebut.

"Di Kalimantan Barat kita lihat di sini bahwa hotspot hari ini memang bertambah lagi, hari kemarin bertambah. Hari ini sebanyak 453 titik panas, dan untuk titik apinya turun menjadi 16 yang tadinya 23 titik," katanya dalam keterangan pers yang diterima RRI, Minggu, 30 Agustus 2026.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa di Kalimantan Tengah titik panas bertambah 876 titik. Sedangkan di Kalimantan Selatan turun sebanyak 279 titik.

Tidak hanya itu, ia juga menyampaikan bahwa jarak pandang relatif rendah antara 1 sampai 1,5 kilometer. Ia mengatakan hotspot hanya turun di Kalsel sebesar 279 titik menjadi 1.077 titikk.

Di provinsi tersebut, lanjut dia, juga terjadi penurunan titik api menjadi 52 titik atau menurun 279 titik. "Kita harap di lain waktu juga seperti ini bisa terjadi dan provinsi-provinsi lain, demikian juga di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan," ujarnya.

Kemudian, ia menyampaikan update karhutla di provinsi-provinsi Sumatera. Dia menyampaikan titik panas atau hotspot turun menjadi 264 titik di Provinsi Riau.

"Di Riau kami catat terjadi penurunan titik panas sebesar 1, dan peningkatan titik api sebesar 5 menjadi 12 titik api. Dan jarak pandang hanyak 5 kilometer," ujarnya.

Selanjutnya di Sumsel, titik panas atau hotspot juga mengalami penurunan sebesar 215 titik. Namun demikian, dia menyebut titik api bertambah di provinsi ini.

"Di Sumatera Selatan titik panas signifikan berkurang menjadi 804 titik sedangkan titik apinya bertambah 8 menjadi 18 titik. Jarang pandang 2,4 kilometer," ucapnya, menambahkan.

Kemudian di Provinsi Jambi, Berton menyebut titik api bertambah 23 titik. Jarak pandang di provinsi ini, lanjut dia, hanya 3,5 kilometer.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....