BNPB Deteksi Ribuan Hotspot, 52 Armada Udara Dikerahkan Tangani Karhutla

  • 30 Agt 2026 22:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • BNPB mendeteksi ribuan hotspot di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sumatera, dan Jambi.
  • BNPB mengerahkan 52 armada udara untuk patroli dan water bombing, serta mendistribusikan 3,5 juta liter air.
  • Penanganan karhutla dilakukan melalui operasi darat dan udara, melibatkan BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, relawan, dan masyarakat.

RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendeteksi masih adanya titik panas atau hotspot di sejumlah wilayah. Diantaranya Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sumatera, hingga Jambi.

"Dan dengan adanya hotspot yang bertambah ini kami tetap akan berkomitmen untuk melakukan upaya-upaya. Kami akan secara optimal kami berikan untuk segera memadamkan baik titik api yang ada maupun hotspot," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton Panjaitan dalam keterangan pers yang diterima RRI, Minggu, 30 Agustus 2026.

Di Kalimantan Barat, jumlah hotspot bertambah 1.629 titik sehingga totalnya mencapai 3.371 titik. Sementara itu, titik api yang terdeteksi mencapai 23 titik.

Di Kalimantan Tengah, jumlah hotspot mencapai 156 titik, sehingga totalnya menjadi 4.515 titik. Adapun titik api bertambah 55 titik menjadi 79 titik.

Sementara itu, di Kalimantan Selatan, jumlah hotspot bertambah 457 titik sehingga mencapai 1.356 titik. Adapun titik api bertambah 47 titik menjadi 69 titik.

Upaya pemadaman Untuk upaya pemadaman, BNPB mengerahkan 52 armada udara untuk melakukan operasi water bombing. Sehingga api yang membakar lahan cepat padam.

"52 Armada udara yang 14 di antaranya itu adalah berfungsi untuk patroli melihat di bawah apakah memang ketambahan titik api atau ketambahan titik panas," ujarnya. Ia juga memastikan BNPB telah mendistribusikan 3,5 juta liter air ke enam provinsi untuk mendukung operasi water bombing.

Ia menyampaikan, bahwa salah satu contoh bagaimana pemadaman karhutla oleh satgas udara dengan menggunakan water bombing. Khususnya yang berada di Kecamatan Banjar, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan.

Selain operasi udara, BNPB bersama tim gabungan juga terus melakukan penanganan karhutla melalui operasi darat. Tim tersebut melibatkan BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, Daops, Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, relawan, serta Masyarakat Peduli Api.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....