Pemprov Jabar Siapkan Tenaga Kerja Kompeten untuk Tembus Pasar Global

  • 30 Agt 2026 05:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Sebanyak 1.280 lulusan sekolah menengah mulai dari SMA, SMK dan MA dipersiapkan untuk ikut dalam Program SMK Go Global.
  • program tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menyiapkan lulusan sekolah menengah agar mereka kompeten dan mampu bersaing di pasar kerja global.
  • Peserta mengikuti pelatihan operasional produksi, manufaktur, dan bahasa Inggris di BLK Garut serta lima perguruan tinggi mitra.

RRI.CO.ID, Bandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat mempersiapkan sebanyak 1.280 lulusan sekolah menengah untuk menembus pasar kerja global. Program SMK Go Global memfasilitasi lulusan Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, serta Madrasah Aliyah.

Penguatan kompetensi lulusan dilakukan melalui penyelenggaraan pelatihan teknis operasional produksi, manufaktur, dan penguasaan bahasa Inggris. Pelatihan vokasi diselenggarakan bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja Kabupaten Garut serta beberapa kampus.

Kemitraan perguruan tinggi melibatkan Universitas Indonesia, Universitas Teknologi Bandung, Universitas Pendidikan Indonesia, STIKES Budi Luhur, hingga Universitas Kebangsaan Republik Indonesia. Skema kolaborasi tersebut dirancang secara terpadu guna memenuhi standar kualifikasi tenaga kerja internasional.

Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman menjelaskan strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan daya saing sumber daya manusia. Keterangan tertulis mengenai pelaksanaan program pembekalan kerja tersebut disampaikan pada Sabtu, 29 Agustus 2026.

"Ini skema kolaborasi yang keren, dimana kementerian yang terkait dengan perguruan tinggi, pemerintah dan perguruan tinggi berkolaborasi. Tentunya untuk mempersiapkan anak-anak kita ikut di bursa kerja global melalui program SMK Global," kata Herman dalam keterangan kepada RRI.co.id , Minggu, 30 Agustus 2026.

Herman menegaskan komitmen pemerintah untuk memperluas jangkauan kerja sama dengan seluruh perguruan tinggi swasta di Jawa Barat. Pembekalan vokasi secara berkelanjutan diharapkan dapat memperluas penyerapan tenaga kerja asal daerah di mancanegara.

"Dan kita akan hajar terus, kita akan perluas bukan hanya beberapa perguruan tinggi. Kita akan dorong semua perguruan tinggi negeri dan swasta," ujar Herman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....