BAZNAS RI Siapkan Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

  • 27 Agt 2026 01:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • BAZNAS RI menyiapkan bantuan beasiswa bagi 1.000 mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang keluarganya terdampak gempa bumi.
  • Program ini ditujukan untuk menjaga keberlanjutan pendidikan sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga mahasiswa terdampak.
  • Bantuan tahap pertama diberikan sebesar Rp1 juta per mahasiswa setiap bulan selama tiga bulan.

RRI.CO.ID, Jakarta - BAZNAS RI menyiapkan bantuan beasiswa bagi 1.000 mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang keluarganya terdampak gempa bumi. Program ini ditujukan untuk menjaga keberlanjutan pendidikan sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga mahasiswa terdampak.

Bantuan tahap pertama diberikan sebesar Rp1 juta per mahasiswa setiap bulan selama tiga bulan. Program tersebut menjadi bagian dari layanan jangka menengah BAZNAS untuk membantu mahasiswa yang mengalami kendala biaya pendidikan dan kebutuhan hidup.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, mengatakan bantuan diprioritaskan bagi mahasiswa asal wilayah terdampak gempa. Mereka merupakan mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di luar daerah terdampak.

"Untuk upaya jangka menengah, kami menyiapkan program yang insyaallah tepat sasaran, yaitu memberikan bantuan pendidikan kepada mahasiswa dan mahasiswi asal NTT yang berasal dari keluarga terdampak gempa," ujar Idy saat mengunjungi Posko Golo Conggo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, NTT, Senin, 24 Agustus 2026.

Idy mengatakan mahasiswa yang kuliah di luar daerah berpotensi mengalami kendala biaya akibat kondisi ekonomi keluarga yang terdampak bencana. Terhambatnya kiriman biaya hidup dari keluarga dapat memengaruhi pemenuhan kebutuhan pendidikan dan kehidupan sehari-hari mahasiswa.

Menurut Idy, BAZNAS akan menghimpun dana untuk merealisasikan program tersebut melalui kerja sama dengan berbagai pihak. Mitra BAZNAS juga akan dilibatkan untuk memperkuat dukungan terhadap mahasiswa terdampak gempa.

"BAZNAS juga telah berkoordinasi dengan pimpinan BAZNAS di sejumlah daerah yang menjadi pusat pendidikan mahasiswa asal NTT," kata Idy. Koordinasi tersebut dilakukan untuk mendukung pendataan dan penyaluran bantuan agar lebih tepat sasaran.

BAZNAS juga membuka peluang penggalangan dana untuk memastikan bantuan pendidikan dapat berlanjut setelah tahap pertama selesai. Upaya tersebut diharapkan dapat memperluas dukungan bagi mahasiswa yang masih menghadapi dampak ekonomi akibat bencana.

Dalam pelaksanaannya, BAZNAS memastikan penyaluran bantuan tetap berpedoman pada prinsip tiga aman. Prinsip tersebut meliputi aman syar'i, aman regulasi, dan aman NKRI sebagai landasan dalam penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak.

Program beasiswa ini diharapkan dapat membantu mahasiswa asal NTT tetap melanjutkan pendidikan di tengah kondisi ekonomi keluarga yang terdampak gempa. BAZNAS mengajak masyarakat turut mendukung penanganan dampak bencana melalui penyaluran bantuan kemanusiaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....