Pemkot Jambi Perkuat Kesiapsiagaan Bencana lewat Kajian Risiko 2026
- 26 Agt 2026 13:07 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pemkot Jambi perkuat kesiapsiagaan bencana melalui uji publik Kajian Risiko Bencana dan forum konsultasi pelayanan kebencanaan 2026.
- Potensi bencana dipetakan sejak dini, meliputi banjir, kekeringan, longsor, kebakaran permukiman, hingga dampak karhutla dari daerah sekitar.
- Data kebencanaan menjadi dasar kebijakan, sekaligus memperkuat deteksi dini, mitigasi, koordinasi, dan penanganan bencana di Kota Jambi.
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemkot Jambi melalui BPBD menggelar uji publik Dokumen Kajian Risiko Bencana serta forum konsultasi standar pelayanan kebencanaan 2026. Kegiatan ini melibatkan perangkat daerah, camat, lurah, Forum Ketua RT, pemerhati kebencanaan, dan tenaga ahli penyusun dokumen BNPB.
Sekda Kota Jambi A. Ridwan mengatakan pemetaan wilayah membantu pemerintah mengenali potensi bencana dan melakukan antisipasi sejak dini. Ancaman tersebut meliputi banjir, kekeringan, tanah longsor, kebakaran permukiman, serta berbagai risiko bencana lain yang berpotensi terus terjadi.
"Kota Jambi juga terdampak kebakaran hutan dan lahan dari daerah tetangga, sehingga penanganannya menjadi tanggung jawab kita bersama. Kita perlu terus bersinergi dan berkolaborasi, salah satunya melalui kajian risiko bencana yang dilakukan secara terbuka bersama masyarakat," katanya dalam keterangan pers yang diterima RRI, Rabu, 26 Agustus 2026.
Menurutnya, BPBD memiliki peran penting memperkuat sistem penanggulangan bencana melalui deteksi dini terhadap berbagai ancaman yang muncul. Langkah deteksi dini diperlukan agar pemerintah dan masyarakat dapat mengambil tindakan antisipasi dengan lebih cepat, tepat, dan terukur.
"Dengan adanya BPBD, kita sudah memiliki kajian dan data mengenai zona-zona rawan bencana di Kota Jambi dan sekitarnya. Data tersebut membantu kita menyiapkan berbagai tahapan penanganan, baik sebelum bencana terjadi maupun setelah bencana terjadi secara terukur," ucapnya.
Ia menilai ketersediaan data kebencanaan yang akurat menjadi dasar penting dalam menyusun kebijakan dan menentukan langkah penanganan bencana. Data yang kuat juga membantu pemerintah memetakan kebutuhan, menetapkan prioritas, serta memperkuat koordinasi ketika potensi bencana mulai muncul.
Kajian risiko bencana menjadi bagian penting untuk memperkuat kesiapsiagaan dan memastikan setiap wilayah memahami potensi ancamannya sejak awal. Melalui forum konsultasi publik, masukan masyarakat dapat menjadi bahan penyempurnaan kebijakan penanggulangan bencana di Kota Jambi ke depan.
Forum tersebut diharapkan memperkuat pemahaman bersama mengenai risiko bencana sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam berbagai upaya mitigasi daerah. Sinergi pemerintah, masyarakat, dan berbagai unsur terkait dinilai penting agar penanganan bencana berjalan efektif, cepat, dan semakin terkoordinasi.
Pemkot Jambi mendorong hasil kajian menjadi acuan dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana di tingkat wilayah Kota Jambi. Upaya tersebut diharapkan membuat langkah pencegahan semakin terarah sekaligus meningkatkan kemampuan masyarakat menghadapi kondisi darurat dengan lebih siap.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....