Ribuan Warga Bener Meriah Aceh Ikuti Apel Kebangsaan Indonesia Damai
- 24 Agt 2026 23:44 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Ribuan masyarakat Kabupaten Bener Meriah, Aceh, mengikuti apel kebangsaan Indonesia damai yang digelar pemerintah setempat sebagai bentuk penegasan kesetiaan terhadap NKRI.
- Apel kebangsaan Indonesia damai mengusung tema "Bersatu dalam Kebhinekaan, Menjaga Persatuan Bangsa".
- Kegiatan ini berlangsung di Gedung Olahraga dan Seni (GORS) Desa Blang Sentang, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah.
RRI.COMID, Banda Aceh - Ribuan masyarakat Kabupaten Bener Meriah, Aceh, mengikuti apel kebangsaan Indonesia damai yang digelar pemerintah setempat. Hal ini sebagai bentuk penegasan kesetiaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Bupati Bener Meriah Tagore Abu Bakar mengatakan, mempertahankan kemerdekaan di daerah tersebut saat ini bukan lagi dilakukan dengan mengangkat senjata. Melainkan melalui upaya menjaga persatuan, kerukunan, keamanan, dan semangat gotong royong.
"Mempertahankan kemerdekaan di Bener Meriah bukan lagi dengan mengangkat senjata. Tetapi dengan menjaga persatuan, kerukunan, keamanan dan gotong royong," kata Tagore dalam sambutannya di Bener Meriah, Senin 24 Agustus 2026.
Apel kebangsaan Indonesia damai mengusung tema "Bersatu dalam Kebhinekaan, Menjaga Persatuan Bangsa". Kegiatan ini berlangsung di Gedung Olahraga dan Seni (GORS) Desa Blang Sentang, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah.
Tagore menegaskan keberagaman suku, bahasa, adat, dan agama merupakan kenyataan. Sekaligus kekuatan bangsa Indonesia yang berada di bawah naungan Merah Putih.
Karena itu, ia mengimbau masyarakat terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila serta menjaga kedamaian di Tanoh Gayo, dataran tinggi Aceh. Guna membangun daerah yang maju, sejahtera, dan bermartabat.
Menurut Tagore, sejarah Radio Rimba Raya sebagai simbol perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia di mata dunia juga penting untuk terus diingat. Demikian pula sejarah Reje Linge yang harus diwariskan kepada generasi muda sebagai sumber inspirasi.
"Merah Putih tidak cukup hanya kita kibarkan di tiang. Tetapi harus selalu berkibar di hati dan tercermin dalam setiap pengabdian kita kepada daerah dan bangsa," ujarnya.
Sementara itu, Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran mengajak generasi penerus. Agar tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu yang berpotensi memicu perpecahan bangsa.
"Kita harus bersyukur dan mengingat kembali pengorbanan para pahlawan. Sebagai penerus bangsa, seyogyanya kita harus setia dan mempertahankan Pancasila serta UUD 1945," katanya.
Ali Imran juga meminta masyarakat mempedomani Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, Lambang Negara. Serta Lagu Kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, pemahaman terhadap aturan tersebut penting sebagai bagian dari upaya membentengi kedaulatan NKRI dari berbagai bentuk ancaman. "Mari kita berkontribusi nyata dengan mengisi kemerdekaan ini melalui kegiatan positif lewat pendidikan, integritas, dan karya di era modern," kata Ali Imran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....