KAI Commuter Menargetkan 2.500 Peserta Commuter Run 2026

  • 24 Agt 2026 19:12 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • PT Kereta Commuter Indonesia menggelar ajang lari Commuter Run 2026 dengan kuota 2.500 peserta.
  • Penyelenggara memilih kawasan Stasiun BNI City Jakarta sebagai lokasi awal dan akhir rute perlombaan.
  • Panitia menyediakan teknologi pencatatan waktu berbasis kecerdasan buatan serta beragam fasilitas penunjang bagi seluruh pelari.

RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Commuter Indonesia menargetkan kuota sebanyak 2.500 pendaftar untuk ajang lari Commuter Run 2026. Perusahaan transportasi publik tersebut membuka dua nomor jarak tempuh bagi masyarakat umum di ibu kota.

Manajemen merilis informasi resmi kegiatan olahraga massal itu pada Senin, 24 Agustus 2026 di Jakarta. Penyelenggara menetapkan kawasan Stasiun BNI City sebagai titik awal dan titik akhir perlombaan.

Commercial Vice President PT Kereta Commuter Indonesia Hilmi Ridwan menjelaskan tema utama kegiatan olahraga tersebut. Peluncuran resmi agenda tahunan tersebut berlangsung secara tatap muka di Kantor Pusat KAI Commuter.

"Perlu kami sampaikan bahwa kegiatan Commuter Run 2026 kali ini mengusung tema "Run Your Purpose". Tema ini membawa pesan bahwa setiap orang memiliki tujuan dalam setiap langkah yang dijalaninya. Kami ingin mengajak masyarakat untuk menemukan dan menjalani tujuan dari setiap langkah yang telah diambil," ujar Hilmi.

Hilmi menambahkan keterangan mengenai jadwal pelaksanaan perlombaan serta kondisi kenyamanan arena bagi para peserta. Setiap pelari terdaftar berhak memperoleh paket perlengkapan lomba berupa Kartu Multi Trip (KMT) berisi saldo.

"Commuter Run akan diselenggarakan pada hari Minggu nanti tanggal 4 Oktober 2026, berlokasi start dan finish di Stasiun BNI City, Jakarta. Pada hari Minggu tersebut pula diselenggarakan hari bebas kendaraan bermotor atau car free day, sehingga akan lebih nyaman bagi peserta dalam mengikuti Commuter Run 2026 ini," kata Hilmi.

Direktur Utama PT Kereta Commuter Indonesia Muhammad Purnomosidi menjelaskan pengembangan fungsi strategis dari lokasi acara. Bangunan stasiun terpadu itu menghubungkan berbagai moda transportasi umum massal modern untuk mengurangi polusi udara.

"Jadi BNI City ini kita siapkan agar menjadi stasiun integratif dan menjadi stasiun smart station, kan gitu ya. Salah satu contoh smart station yang ada di lintasan kereta komuter. Nah, dari situ kita mulai start dan finish-nya di situ sehingga teman-teman bisa lebih tahu tentang Stasiun BNI City," ujar Purnomosidi.

Perwakilan Tiento Sandi Ardiansyah Prawira menerangkan spesifikasi teknis dari kostum lari resmi bagi peserta. Pihak penyelenggara menggandeng produsen pakaian olahraga lokal ternama guna merancang baju khusus kegiatan tersebut.

"Bahan untuk di apparel ini kita berikan nama, nama teknologinya itu D-Spec, dengan gramasi di 90 sampai 100 GSM. Tentunya kita ingin memberikan support untuk para pelari ketika mereka long run ataupun bahkan yang easy run, itu ketika mereka berkeringat itu bisa cepat kering, breathable, dan juga bebas bakteri dan dari bau badan, seperti itu," kata Sandi.

Race Director Q-Score Satria mengungkapkan keunggulan sistem pencatatan waktu modern pada ajang olahraga ini. Panitia pelaksana menjalin kolaborasi dengan pengembang asal Australia serta memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan canggih.

"Jadi pembedanya adalah nanti teman-teman pada saat lari di Commuter Run, output result-nya tuh akan seperti Strava. Jadi teman-teman akan dapat split time setiap kilometer. Jadi belum ada race di sini yang berani provide split time setiap kilometer, seperti itu," ujar Satria.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda memaparkan tujuan utama dari pelaksanaan kompetisi lari massal. Rute perlombaan melewati sejumlah jembatan layang dengan pengawasan tim medis serta pos hidrasi ketat.

"Salah satunya adalah tujuannya untuk semakin mendekatkan diri terkait dengan layanan Commuter Line ini kepada masyarakat. Kita ingin menunjukkan bahwa Commuter Line ini bukan hanya hadir untuk kebutuhan mobilisasi masyarakat, tapi juga menjadi bagian dari lifestyle-nya masyarakat dengan adanya kegiatan dan aktivitas sport yang positif ini," kata Karina.

Panitia menyiapkan panggung pesta musik rakyat serta hadiah undian berupa paket umroh dan motor baru. Pengelola memperkirakan seluruh kuota pendaftaran daring tersebut akan habis terjual dalam beberapa hari saja.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....