BPBD Kotawaringin Timur Pastikan Jarak Pandang Aman meski Terjadi Karhutla
- 24 Agt 2026 14:36 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur menyatakan kondisi jarak pandang di wilayah tersebut dalam kondisi aman. Aktivitas masyarakat setempat juga disebut masih berjalan normal, meski terdapat asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Demikian disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Kotawaringin Timur, Multazam, pada perbincangan dengan RRI Pro 3, Senin 24 Agustus 2026. “Masyarakat masih dapat melakukan aktivitas di luar ruangan pada pagi hari tanpa menggunakan masker,” ujarnya.
Menurut Multazam, penggunaan masker saat ini diprioritaskan pada kelompok rentan seperti anak-anak. Selain itu, BPBD Kotawaringin Timur melaporkan peningkatan titik panas setiap harinya yang kini mencapai 68.881 titik.
Salah satu wilayah yang menjadi perhatian adalah Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Kondisi akses menuju sejumlah lokasi kebakaran di sana menjadi kendala karena tidak tersedianya jalanan.
Untuk mempercepat proses pendinginan, BPBD Kotawaringin Timur melakukan upaya tambahan melalui kerja sama pembangunan sumur bor. Direncanakan itu nantinya berada di titik yang dekat dengan lokasi kebakaran.
“Kami ada upaya tambahan kerja sama untuk membangun sumur bor,” kata Multazam. “Kami coba di jalan poros nasional untuk membantu proses pendinginan.”
Menurut Multazam, keberadaan sumur bor harus berada di titik yang sesuai dengan lokasi kebakaran. Air yang tersedia kemudian didistribusikan menggunakan kendaraan roda empat untuk mempercepat proses pemadaman dan pendinginan.
Saat ini, BPBD Kotawaringin Timur mengerahkan sekitar 38 unit kendaraan roda empat untuk mendukung distribusi air. Hal ini dinilai dapat membantu mempercepat stabilisasi kondisi di lapangan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....