Karhutla Ganggu Penerbangan, Sejumlah Rute di Kalimantan Dibatalkan
- 22 Agt 2026 11:17 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Asap tebal karhutla mengganggu jarak pandang sehingga sejumlah penerbangan di Kalimantan mengalami keterlambatan dan pembatalan.
- Bandara Singkawang menjadi yang paling terdampak, dengan penerbangan TransNusa dan Super Air Jet mengalami pembatalan pada 16–19 Agustus.
- Penumpang terdampak mendapat pilihan pengembalian dana penuh atau perubahan jadwal penerbangan gratis hingga tujuh hari.
RRI.CO.ID, Jakarta - Sederet penerbangan dibatalkan dan terlambat imbas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Kalimantan. Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Lukman F Laisa menyampaikan asap banyak membuat jarak pandang (visibility) menjadi terganggu.
Jarak pandang merupakan salah satu faktor penting dalam keselamatan penerbangan. Apabila berada di bawah batas operasional yang dipersyaratkan, penerbangan dapat ditunda, dialihkan, maupun dibatalkan.
"Keselamatan penerbangan merupakan prioritas utama, operator wajib melakukan penyesuaian apabila kondisi jarak pandang tidak memenuhi persyaratan. Kami terus memantau kondisi dan berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan," ujarnya dalam keterangan pers yang diterima RRI, Jumat, 21 Agustus 2026.
Dari hasil pantauan, asap tebal paling berdampak pada operasional Bandara Singkawang (SKJ) dan menyebabkan pembatalan sejumlah penerbangan. "Pembatalan penerbangan dilaksanakan pada 16 Agustus 2026, dengan jarak pandang sekitar 3.000 meter," ucapnya.
Penerbangan TransNusa terdampak dengan jumlah 174 penumpang rute Bandara Soekarno-Hatta (CGK). Dan juga Bandara Singkawang (SKJ) dan 153 penumpang SKJ-CGK.
Super Air Jet terdampak dengan 180 penumpang CGK-SKJ dan 87 penumpang SKJ-CGK. Pada 18 Agustus, jarak pandang sekitar 2.000 meter, TransNusa terdampak masing-masing 174 penumpang pada rute CGK-SKJ dan SKJ-CGK.
Sedangkan Super Air Jet masing-masing 180 dan 179 penumpang. Pada 19 Agustus, jarak pandang sekitar 2.500 meter, TransNusa terdampak masing-masing 164 dan 165 penumpang pada rute CGK-SKJ.
Penumpang terdampak memperoleh penanganan berupa full refund dan perubahan tanggal penerbangan secara gratis hingga tujuh hari ke depan. Di Kalimantan Timur, pemantauan dilakukan di tujuh bandar udara, yakni:
- Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan
- A.P.T. Pranoto
- Kalimarau
- Nusantara
- Datah Dawai
- Maratua, dan Melalan.
Bandara Nusantara, Datah Dawai, Maratua, dan Melalan beroperasi normal, sementara bandara lainnya terus dipantau. Di Kalimantan Tengah, pemantauan dilakukan di sejumlah bandara, diantaranya:
- Tjilik Riwut
- Iskandar
- H. Asan
- H.M. Sidik
- Tumbang Samba
- Kuala Kurun
- Kuala Pembuang
- Sanggu
- dan Bandara Khusus Puruk Cahu
- Bandara Tumbang Samba dan Bandara Khusus Puruk Cahu beroperasi normal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....