Mahasiswa KKN UMBY Kenalkan Literasi Menabung kepada Anak TPQ
- 22 Agt 2026 05:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Mahasiswa KKN-PPM Kelompok 73 Universitas Mercu Buana Yogyakarta mengadakan program literasi menabung untuk anak-anak Taman Pendidikan Al-Qur'an di Dusun Bowongan, Desa Pakis, Kabupaten Magelang pada Sabtu, 1 Agustus 2026.
- Program ini dirancang untuk mengenalkan pentingnya menabung dan membangun kebiasaan mengelola uang sejak usia dini dengan pendekatan yang menyenangkan.
- Edukasi disampaikan melalui metode kreatif termasuk penyampaian materi, kegiatan melukis celengan, dan sesi berbagi impian yang ingin dicapai melalui menabung.
RRI.CO.ID, Magelang — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Kelompok 73 Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) menggelar program literasi menabung bagi anak-anak Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) di Dusun Bowongan, Desa Pakis, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Kegiatan tersebut dilaksanakan awal Agustus lalu dan menjadi salah satu program kerja kelompok KKN-PPM 73.
Program tersebut bertujuan mengenalkan pentingnya menabung sekaligus membangun kebiasaan mengelola uang sejak usia dini. Edukasi dikemas secara kreatif melalui penyampaian materi, kegiatan melukis celengan, dan sesi berbagi mengenai impian yang ingin dicapai melalui kebiasaan menabung.
Program literasi menabung diprakarsai Dzakiy Putra Ramadi dan Bayu Setyo Budi Susanto dari Program Studi Akuntansi UMBY. Sebelum kegiatan dilaksanakan, keduanya melakukan pendataan awal dengan berkoordinasi bersama pengajar TPQ Dusun Bowongan untuk memperkirakan jumlah peserta.
Berdasarkan pendataan tersebut, mahasiswa menyiapkan 40 celengan beserta perlengkapan melukis sebagai antisipasi apabila jumlah peserta melebihi perkiraan. Dalam pelaksanaannya, sebanyak 25 anak mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang telah disiapkan.

Edukasi Menabung Dikemas Kreatif
Kegiatan dimulai pukul 13.00 WIB di lokasi TPQ Dusun Bowongan. Sebelum acara berlangsung, mahasiswa KKN terlebih dahulu menyiapkan dan membersihkan lokasi kegiatan.
Acara diawali dengan pembukaan oleh mahasiswa KKN, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai pengertian, manfaat, dan pentingnya menabung. Materi disampaikan menggunakan pendekatan sederhana agar mudah dipahami dan dapat diterapkan anak-anak dalam kehidupan sehari-hari.
Setelah mendapatkan materi, anak-anak mengikuti kegiatan menghias dan melukis celengan. Setiap peserta mendapatkan celengan dan perlengkapan melukis untuk menuangkan kreativitas sesuai dengan imajinasi masing-masing.
Kegiatan menghias celengan tidak hanya menjadi sarana praktik setelah penyampaian materi. Aktivitas tersebut juga memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus membantu anak-anak memahami konsep menabung melalui kegiatan yang dekat dengan kehidupan mereka.
Anak-anak Belajar Menabung untuk Meraih Impian
Salah satu sesi yang menarik perhatian peserta adalah ketika anak-anak diajak menuliskan tujuan mereka dalam menabung. Mahasiswa KKN memberikan kesempatan kepada peserta untuk menyampaikan impian atau kebutuhan yang ingin diwujudkan melalui uang yang mereka sisihkan.
Dalam sesi tersebut, Ketua KKN-PPM Kelompok 73, Chania Dewi Santoso, berbincang dengan salah seorang peserta bernama Naira. Chania menanyakan tujuan Naira menabung dan kemudian menggali lebih jauh mengenai barang berharga yang ingin dibelinya.
“Kamu mau menabung untuk apa, Naira?” kata Chania bertanya. “Aku mau beli barang berharga, Kak,” ujar Naira menjawab.
Chania kemudian kembali bertanya mengenai barang berharga yang dimaksud. “Barang yang berharga itu seperti apa ya, Naira?” ucapnya kembali bertanya.
“Barang yang bisa aku pakai kalau aku sudah besar nanti. Bisa untuk sekolah dan juga kuliah, kayak Kakak,” jawab Naira. Jawaban tersebut menjadi salah satu momen yang memberikan kesan bagi mahasiswa KKN.
Keinginan Naira untuk menabung demi sesuatu yang dapat menunjang pendidikan menunjukkan bahwa anak-anak telah memiliki tujuan yang ingin dicapai. Meskipun disampaikan secara sederhana, keinginan tersebut memperlihatkan bagaimana kebiasaan menabung dapat dikaitkan dengan rencana dan cita-cita di masa depan.
Selain Naira, sejumlah peserta lainnya juga menyampaikan berbagai tujuan menabung. Beberapa di antaranya ingin membeli PS5, tas, sepeda, sepeda motor, mobil, iPhone, serta barang berharga lainnya.
Beragam jawaban tersebut menunjukkan bahwa anak-anak mulai menghubungkan kegiatan menabung dengan sesuatu yang ingin mereka capai di masa depan. Bagi mahasiswa KKN, hal tersebut menjadi peluang untuk mengenalkan konsep perencanaan keuangan melalui sesuatu yang dekat dengan kehidupan dan keinginan anak-anak.
Menabung tidak hanya dipahami sebagai kegiatan menyimpan atau menyisihkan uang jajan. Kebiasaan tersebut juga dapat menjadi langkah awal bagi anak-anak untuk belajar merencanakan sesuatu dan berusaha mencapai tujuan secara bertahap.

Menabung sebagai Langkah Kecil Meraih Cita-cita
Nilai tersebut juga terlihat dalam interaksi mahasiswa KKN dengan anak-anak selama kegiatan. Sebelum program dilaksanakan, mahasiswa telah berinteraksi dengan sejumlah anak di Dusun Bowongan dan berbincang mengenai daerah asal, pengetahuan tentang wilayah Indonesia, serta cita-cita mereka.
Percakapan tersebut menunjukkan rasa ingin tahu dan keberanian anak-anak dalam menyampaikan impian. Salah seorang peserta bahkan mengungkapkan keinginannya untuk berkeliling Indonesia.
Bagi mahasiswa KKN, impian yang disampaikan anak-anak tersebut menjadi pengingat bahwa kegiatan edukasi tidak hanya berkaitan dengan materi yang diberikan. Kegiatan edukasi juga dapat menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengenali, mengembangkan, dan berani menyampaikan harapan mereka.
Melalui program literasi menabung, mahasiswa KKN-PPM Kelompok 73 UMBY berharap kebiasaan menyisihkan uang dapat mulai diterapkan anak-anak dalam kehidupan sehari-hari. Celengan yang telah dihias diharapkan tidak berhenti sebagai hasil karya, tetapi dapat digunakan sebagai media untuk membangun kebiasaan menabung secara konsisten.
Program tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam memberikan edukasi yang memiliki manfaat jangka panjang bagi anak-anak. Dari sebuah celengan dan sejumlah uang yang disisihkan sedikit demi sedikit, anak-anak diajak memahami bahwa impian besar dapat diawali dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten.
Penulis: Kelompok 73 KKN-PPM Universitas Mercu Buana Yogyakarta, Dusun Bowongan
Chania Dewi Santoso, Cikal Lintang Adzani, Dzakiy Putra Ramadi, Bayu Setyo Budi Susanto, Muhammad Hafidz Ilmi, Nova Mufidatul Khasanah, Nazwa Feliza Lesil, Nadiva Alya Wahyuning Putri, Nabiilah Marshania Putri, dan Azwa Naqiya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....