FUHAB Jakarta Dikukuhkan, Fahira: Ulama-Habaib Jembatan Masyarakat dan Pemerintah

  • 19 Agt 2026 16:14 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Anggota DPD RI Fahira Idris menyampaikan apresiasi atas pelantikan dan pengukuhan sekitar 1.500 pengurus Forum Ulama dan Habaib (FUHAB) Jakarta periode 2026-2031.
  • Fahira juga mengapresiasi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang dinilainya terus membuka ruang kolaborasi antara pemerintah, ulama, habaib, tokoh masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan.
  • Senator Jakarta itu berharap sinergi ulama dan umara yang selama ini telah terbangun di Jakarta terus diperkuat.

RRI.CO.ID, Jakarta - Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta Fahira Idris menyampaikan apresiasi atas pelantikan dan pengukuhan sekitar 1.500 pengurus Forum Ulama dan Habaib (FUHAB) Jakarta periode 2026-2031. Pelantikan tersebut sebelumnya digelar di Jakarta International Velodrome, Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa 18 Agustus 2026.

Pengukuhan itu mencakup kepengurusan mulai dari DPP, DPW, DPC hingga tingkat ranting yang tersebar di 44 kecamatan dan 267 kelurahan di Jakarta. Jaringan FUHAB juga melibatkan wilayah Kepulauan Seribu serta kawasan aglomerasi Jakarta seperti Depok, Tangerang, dan Bekasi.

“Selamat dan sukses kepada seluruh pengurus FUHAB yang dikukuhkan. Luasnya jaringan FUHAB merupakan modal sosial yang sangat besar untuk merawat ukhuwah, menjaga kesejukan, membimbing umat, dan membantu menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan masyarakat Jakarta,” ujar Fahira.

Fahira juga mengapresiasi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang dinilainya terus membuka ruang kolaborasi antara pemerintah, ulama, habaib, tokoh masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan. Menurutnya, pesan tentang pentingnya kemajuan Jakarta yang berjalan beriringan dengan penguatan kualitas manusia, moral, karakter, dan kehidupan sosial sangat relevan dengan perjalanan Jakarta menuju kota global.

“Jakarta yang maju tidak cukup hanya ditandai oleh infrastruktur yang modern, ekonomi yang tumbuh, dan layanan publik yang semakin baik. Jakarta juga membutuhkan masyarakat yang menjunjung tinggi nilai dan ajaran agama, saling menghormati, guyub, dan memiliki kepedulian sosial yang kuat,” katanya.

Jadi Jembatan Masyarakat dan Pemerintah

Fahira menilai ulama dan habaib memiliki posisi strategis karena dekat dengan masyarakat dan dipercaya umat. Posisi tersebut, lanjutnya, dapat menjadikan FUHAB sebagai jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah.

Selain itu, FUHAB diharapkan menjadi kekuatan moral agar pembangunan Jakarta tetap berpijak pada nilai agama, budaya, dan kearifan lokal.

“FUHAB memiliki peran penting untuk terus merawat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, serta hubungan yang baik antarseluruh elemen masyarakat. Perbedaan tidak boleh menjadi sumber perpecahan, tetapi harus dikelola menjadi kekuatan Jakarta,” ujar Fahira.

Ia menambahkan, Jakarta merupakan kota yang sangat majemuk dengan dinamika sosial yang tinggi. Karena itu, dakwah yang menyejukkan, merangkul, dan memperkuat persaudaraan dinilai penting untuk menjaga kehidupan masyarakat tetap harmonis.

Fahira juga berharap jaringan FUHAB hingga tingkat kecamatan dan kelurahan dapat berperan aktif dalam membina generasi muda, memperkuat ketahanan keluarga. Serta mencegah penyalahgunaan narkoba, judi online, kekerasan, perundungan, intoleransi, dan berbagai persoalan sosial lainnya.

Di sisi lain, FUHAB diharapkan semakin aktif dalam pendidikan keagamaan, literasi digital, kepedulian terhadap lingkungan, pemberdayaan ekonomi umat, hingga pendampingan bagi warga yang membutuhkan.

“Generasi muda Jakarta menghadapi tantangan yang semakin kompleks, terutama di ruang digital. Mereka membutuhkan ulama dan habaib yang hadir dekat, memahami zaman, menjadi tempat bertanya, serta memberikan tuntunan dengan bahasa yang bijak dan mudah diterima,” ucap Fahira.

Fahira menyatakan siap mendukung dan membangun sinergi dengan FUHAB sesuai kapasitasnya sebagai Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta. Dukungan tersebut dapat diwujudkan melalui pembukaan ruang komunikasi, penyerapan dan penyampaian aspirasi umat, penguatan kolaborasi lintas lembaga, serta dukungan terhadap program sosial, pendidikan, keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat.

“Saya siap mendukung dan bersinergi. Aspirasi para ulama, habaib, dan masyarakat sangat penting untuk memastikan kebijakan pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan warga dan tetap berpijak pada nilai moral, kemanusiaan, dan kemaslahatan,” katanya.

Fahira berharap sinergi ulama dan umara yang selama ini telah terbangun di Jakarta terus diperkuat. Takni, melalui komunikasi yang terbuka, saling menghormati, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Semoga kepengurusan baru FUHAB menjadi mata air kesejukan bagi masyarakat, penguat persaudaraan, pembimbing generasi muda. Serta mitra strategis dalam membangun Jakarta yang maju, aman, berbudaya, serta berakhlakul karimah,” kata Fahira.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....