Pemkot Bekasi Siapkan Bantuan Korban Gempa di NTT

  • 19 Agt 2026 03:33 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Bantuan kemanusian merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap sesama anak bangsa, terutama yang sedang menghadapi musibah.
  • Dukungan tersebut akan diwujudkan dalam bentuk bantuan nyata yang dibutuhkan di lapangan.

RRI.CO.ID, Kota Bekasi- Pemkot Bekasi tengah mempersiapkan bantuan kemanusian untuk korban bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal tersebut disampaikan Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, Selasa 18 Agustus 2026 dalam keterangan persnya.

Walikota mengatakan bantuan kemanusian merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap sesama anak bangsa. Pemkot Bekasi akan segera mengoordinasikan bentuk dukungan yang dapat diberikan kepada masyarakat terdampak.

Dukungan tersebut akan diwujudkan dalam bentuk bantuan nyata yang dibutuhkan di lapangan. "Kita koordinasikan dengan perangkat daerah terkait, apa yang bisa kita bantu dan apa yang paling dibutuhkan di NTT," katanya.

Dalam penanganan bencana, kebutuhan masyarakat harus menjadi dasar utama dalam menentukan bentuk bantuan. "Prinsipnya, bantuan harus tepat, terkoordinasi dan memberikan manfaat bagi yang sedang menghadapi bencana,” katanya.

Ia mengatakan, solidaritas antardaerah bukan hal baru bagi Kota Bekasi. Sebelumnya, Pemerintah Kota Bekasi juga telah memberikan dukungan bagi masyarakat yang terdampak bencana di sejumlah wilayah, termasuk Aceh.

Menurutnya, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa pemerintah daerah dapat mengambil peran dalam membantu masyarakat di wilayah lain. Terutama ketika terjadi bencana, tentunya melalui mekanisme dan koordinasi yang sesuai.

"Kita punya tanggung jawab moral untuk ikut membantu. Bentuknya bisa melalui dukungan pemerintah maupun menggerakkan kekuatan masyarakat,” ujarnya.

Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu 15 Agustus 2026, pagi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa terjadi pada pukul 04.58 WIB.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini tsunami menyusul gempa tersebut. "Peringatan dini tsunami di NTT. Gempa Mag:7.7," demikian informasi BMKG.

Aktivitas gempa susulan masih terjadi di NTT, setelah gempa bumi magnitudo 7,7 Sabtu, 15 Agustus 2026. Hingga Selasa, 18 Agustus 2026, BMKG mencatat, sebanyak 2.119 gempa susulan terjadi di wilayah NTT.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....